News
·
23 Februari 2021 18:31

Pekan Ini Thailand Mulai Vaksinasi Massal COVID-19 Pakai Sinovac

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pekan Ini Thailand Mulai Vaksinasi Massal COVID-19 Pakai Sinovac (33606)
Nampan berisi kandidat vaksin virus corona yang siap di uji coba kepada monyet di Pusat Penelitian Primata Thailand Universitas Chulalongkorn. Foto: AFP/Mladen ANTONOV
Thailand akan memulai vaksinasi COVID-19 untuk kelompok prioritas pada akhir pekan ini. Kabar tersebut disampaikan oleh perdana menteri Thailand Prayuth Chan-O-Cha pada Selasa (23/2).
ADVERTISEMENT
Mengutip Reuters, kelompok prioritas tersebut juga termasuk vaksinasi terhadap tenaga kesehatan.
Thailand akan menerima 200 ribu dosis vaksin COVID-19 Sinovac dari 2 juta dosis yang dipesannya. Vaksin ini diperkirakan akan sampai di Thailand pada hari Rabu (24/2) dan telah mendapatkan otorisasi penggunaan darurat pada Senin (22/2).
“Kami akan mulai menyuntikkan kelompok sasaran dalam tiga hari setelah vaksin tiba,” ucap Perdana Menteri Prayuth.
Gugus tugas COVID-19 negara itu menyebutkan bahwa vaksin asal China ini akan didistribusikan kepada kelompok prioritas di 13 provinsi. Lebih dari setengah dari 200 ribu dosis vaksin tersebut akan dialokasikan untuk Samut Sakhon, episentrum wabah corona terbaru di Thailand.
PM Prayuth mengatakan sebanyak 800 ribu dosis lagi akan tiba pada bulan Maret 2021 dan 1 juta sisanya pada April mendatang. Beberapa di antaranya akan digunakan untuk penyuntikan kedua para kelompok prioritas.
ADVERTISEMENT
Ia juga menyebutkan bahwa sebanyak 26 juta dosis vaksin yang dipesan dari AstraZeneca akan datang sekitar bulan Mei hingga Juni 2021.
Sebanyak 25 juta dosis AstraZeneca juga telah dicadangkan oleh Thailand. Kemudian, 117 ribu dosis impor vaksin AstraZeneca juga akan tiba di Thailand pada Rabu (24/2).
Pekan Ini Thailand Mulai Vaksinasi Massal COVID-19 Pakai Sinovac (33607)
Petugas melakukan tes usap di pasar makanan laut, di provinsi Samut Sakhon, di Thailand. Foto: Panumas Sanguanwong/Reuters
Pihak berwenang telah menerima beberapa dokumen dari Johnson & Johnson’s Janssen dan juga telah menghubungi Pfizer dan Moderna. Dokumen-dokumen tersebut dimaksudkan untuk pendaftaran vaksin COVID-19 Thailand.
Thailand menargetkan memberikan vaksin corona sebanyak 10 juta dosis sebelum bulan Juni. Kini Thailand mencatat kasus COVID-19 sejumlah 25.504 dan kematian 83 orang.