Pelaku Perampokan Bank di Jaksel Terlilit Utang Hingga Rp 5 M, untuk Apa?
·waktu baca 2 menit

Seorang staf HRD di salah satu bank swasta berinisial BS (43) berniat merampok Bank BJB di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Ia diketahui terlilit utang hingga Rp 5 miliar.
Padahal gajinya sendiri per bulannya mencapai Rp 60 juta. Untuk itu ada kepentingan apa pelaku berutang hingga miliaran rupiah?
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan, pelaku saat ini tengah bermain proyek, namun tak dijelaskan bentuk proyek yang sedang dijalankan pelaku.
"Yang pasti bisnisnya bermain proyek apa segala macam," kata Ridwan saat dihubungi, Kamis (7/4).
Menurut Ridwan, dengan gaji Rp 60 yang didapat per bulan dari pekerjaannya untuk membangun bisnisnya, wajar saja pelaku berutang. Namun utang yang tak sebanding dengan pemasukan membuat pelaku kewalahan.
"Ya sekarang kalau dia gaji segitu, butuh M-M-an enggak salah dong. Masa kita mau samain gaji dia sama kebutuhan utang," tuturnya.
Karena terlilit utang, BS nekat merampok bank demi melunasinya. Namun aksi itu digagalkan satpam bank yang tak takut dengan pistol air softgun yang dibawanya. Dia merampok bank karena terinspirasi film yang ditontonnya.
Atas aksinya itu, BS ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 365 Juncto Pasal 53 KUHP serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.
