News
·
24 November 2020 17:51

Pemberontak Tigray Klaim Menang Lawan Militer Ethiopia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pemberontak Tigray Klaim Menang Lawan Militer Ethiopia (193747)
searchPerbesar
Seorang anggota Pasukan Khusus Amhara memegang senjatanya di Humera, Ethiopia. Foto: Eduardo Soteras/AFP
Tentara pemberontak Tigray mengeklaim kemenangan atas militer Ethiopia. Perang saudara selama tiga pekan ini merenggut ratusan nyawa.
ADVERTISEMENT
Pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) menyebut, pada Selasa (24/11) mereka berhasil menghancurkan sekelompok tentara Ethiopia yang mencoba merebut wilayah utara ibu kota Tigray, Mekele.
TPLF menambahkan, mereka juga menahan tentara Ethiopia untuk tetap berada di teluk dan tak mendekat ke wilayahnya. Hal itu dianggap TPLF kemenangan besar.
Pemberontak Tigray Klaim Menang Lawan Militer Ethiopia (193748)
searchPerbesar
Seorang anggota Pasukan Khusus Amhara memegang senjatanya di Humera, Ethiopia. Foto: Eduardo Soteras/AFP
“Sebuah unit tentara militer bergengsi sudah kami hancurkan total dalam serangan di Raya-Wahirat yang dipimpin seorang mantan komandan militer yang kini bertempur bersama TPLF,” kata jubir TPLF Getachew Reda saat diwawancarai tv lokal.
Klaim Tigray dibantah militer Ethiopia. Tentara pemerintah malah menyebut, sebelum ultimatum 72 jam untuk menyerah usai, banyak tentara pemberontak yang memilih menyerahkan diri.
“(Klaim kemenangan TPLF) tidak benar,” kata jubir PM Ethiopia Billene Seyoum.
ADVERTISEMENT
Selain merenggut ratusan nyawa, perang saudara yang dipicu serangan TPLF ke barak militer tentara Ethiopia juga menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi ke negara tetangga.
Konflik menyebar ke negara tetangga, Eritrea. TPLF diduga menembakkan roket ke Eritrea yang pemerintahan saat ini mesra dengan PM Ethiopia Abiy Ahmed.
Tigray merupakan region di Ethiopia yang terletak di bagian paling utara. Region ini berbatasan dengan Sudan dan Eritrea dan mayoritas dihuni suku Tigray. Tigray berjarak sekitar 550 km dari ibu kota Ethiopia, Addis Ababa.