kumparan
21 Januari 2019 18:36

Pemerintah Akan Telusuri 2 WNA yang Terobos Gunung Anak Krakatau

2 WNA yang langgar batas aman Gunung Anak Krakatau. (Foto: @rajo_ameh/Twitter)
Sejak akhir tahun 2018 lalu, status Gunung Anak Krakatau telah ditetapkan menjadi 'Siaga'. Dengan status ini, masyarakat diminta untuk menjaga jarak aman dari Gunung Anak Krakatau sejauh 5 Kilometer dari kawah.
ADVERTISEMENT
Namun, baru-baru ini ada dua orang Warga Negara Asing (WNA) diketahui berhasil menerobos masuk ke area terlarang Gunung Anak Krakatau tersebut. Merespons hal ini, Kementerian ESDM mengatakan masih menelusuri 2 WNA tersebut, termasuk pemandu wisatanya.
“Sampai saat ini kami masih mencari dan menelusuri bersama siapa yang mengantar, ini kami lagi telusuri dengan teman-teman biro hukum kami, belum ketemu ini.” kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (21/1).
Lebih lanjut, Rudy memastikan pihaknya tidak pernah memberikan izin apapun untuk kedua turis asing tersebut memasuki wilayah Gunung Anak Krakatau.
“Karena di catatan kami itu tidak ada, kami tidak pernah memberikan izin untuk pendakian, jangankan yang di Krakatau, Gunung Merapi yang sedang aktif kita selalu setiap pagi memberikan info untuk tidak boleh melakukan pendakian di radius sekian,” kata Rudy.
ADVERTISEMENT
Rudy mengatakan aksi tidak bertanggungjawab kedua WNA ini selain membahayakan diri mereka sendiri, pemerintah RI yang harus bertanggung jawab. Ia juga mengatakan, kelak keduanya akan diberikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.
WNA yang langgar batas aman Gunung Anak Krakatau. (Foto: @rajo_ameh/Twitter)
“Kalau ada apa-apa kan yang ikut tanggung jawab semuanya, pemerintah kan apalagi ini orang asing, pemerintah ikut tanggung jawab kalau ada apa apa,” jelas Rudy.
Aksi WNA di wilayah Gunung Anak Krakatau ini sempat ramai di media sosial dengan unggahan foto mereka.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan dua orang WNA yang berfoto di dekat kawah Anak Krakatau yang kini terisi air. Wilayah tersebut Ini merupakan bagian barat daya Anak Krakatau yang sekarang muncul lagi setelah hancur akibat longsor pada Desember lalu.
ADVERTISEMENT
Menurut pihak yang mengunggah foto tersebut ke Twitter, foto itu diambil pada 17 Januari dan 18 Januari 2019 lalu. Namun, unggahan di akun Twitter @rajo_ameh itu kini sudah dihapus, bahkan akunnya juga sudah tak bisa ditemukan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan