News
·
25 Februari 2020 9:27

Pemprov DKI Jelaskan Penyebab Istana Banjir

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pemprov DKI Jelaskan Penyebab Istana Banjir (40348)
Kondisi banjir yang merendam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2). Foto: Dok. Petugas Istana Presiden
Sejumlah titik di Jakarta pada pagi, Selasa (25/2), lagi-lagi kebanjiran. Bahkan jalan di depan Istana Negara pun ikut kebanjiran. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini Yusuf menyebut, hal ini terjadi karena pintu air Manggarai sudah meluap.
ADVERTISEMENT
"Iya, Medan Merdeka tergenang karena pintu Manggarai sudah limpas," ujar Juaini saat dihubungi, Selasa (25/2).
Namun dia memastikan timnya terus bekerja menangani genangan yang terjadi di beberapa titik. Dia juga menyebut genangan di depan Istana mulai surut.
Pemprov DKI Jelaskan Penyebab Istana Banjir (40349)
Kondisi banjir yang merendam terowongan Tambak-Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (25/2). Foto: Twitter/@TMCPoldaMetro
"Depan istana genangan sudah mulai surut," tuturnya.
Sementara dilihat dari data per pukul 08.00 WIB yang diunggah oleh Dinas SDA DKI menunjukkan saat ini pintu air Manggarai saat ini berstatus siaga 2. Ketinggian air tercatat mencapai 955 cm. Padahal batas normal ketinggiannya hanya 750 cm.
Sementara dalam tabel yang diunggah, terpantau Angke Hulu berstatus siaga 1 dengan tinggi air 330 cm. Karet juga terpantau siaga 1 dengan ketinggian air 700 cm.
Pemprov DKI Jelaskan Penyebab Istana Banjir (40350)
Ilustrasi pintu air manggarai Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Sebelumnya, hujan yang mengguyur Jakarta semalaman membuat kompleks Istana Kepresidenan kebanjiran. Air masuk ke dalam komplek Istana Merdeka sejak pukul 04.30 WIB.
ADVERTISEMENT
Para petugas yang berada di Istana segera melakukan pembersihan. Genangan air mencapai ketinggian 20 cm. Namun sekitar pukul 07.00 WIB, air mulai surut.
Pemprov DKI Jelaskan Penyebab Istana Banjir (40351)
Istana Merdeka Foto: dok. wikipedia.org