Penangkapan Jukir Penganiaya Ojol di Pekanbaru Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan

23 Mei 2024 18:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Raturan ojol dan jukir di Pekanbaru ricuh, polisi lepaskan tembakaran peringatan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Raturan ojol dan jukir di Pekanbaru ricuh, polisi lepaskan tembakaran peringatan. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ratusan driver ojek online (ojol) dan juru parkir (jukir) di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Riau, terlibat kericuhan. Hal ini terjadi saat polisi mencoba mengamankan juru parkir yang memalak dan menganiaya seorang driver ojol.
ADVERTISEMENT
Saat juru parkir itu dibawa menuju mobil polisi, para driver ojol yang berkumpul langsung mencoba menyerang. Dalam video yang diterima kumparan, polisi yang kewalahan pun melepaskan tembakan peringatan ke udara empat kali.
Kasus ini berawal saat driver ojol bernama Hendrianto (34) mengambil orderan di Richeese Factory. Saat keluar dari toko ayam goreng itu, korban ditagih uang parkir oleh tersangka.
"Korban kemudian memberikan uang Rp 1.000 dan meminta kepada tukang parkir untuk tidak memintanya lagi," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra, saat dikonfirmasi, Kamis (23/5).
Raturan ojol dan jukir di Pekanbaru ricuh, polisi lepaskan tembakaran peringatan. Foto: Dok. Istimewa
Tiba-tiba datang juru parkir kedua yang langsung membenturkan kepalanya ke muka korban. Juru parkir kedua ini juga menampar korban tiga kali.
"Korban berusaha membela diri, namun pelaku pertama mengambil kayu dan memukulkannya ke kepala korban," lanjut Berry.
ADVERTISEMENT
Setelah itu, juru parkir pertama memanggil ayahnya. Kemudian Ayahnya datang sambil membawa celurit dan menempelkannya ke tubuh korban. Beruntung korban langsung diselamatkan oleh driver ojol lainnya.
"Mendapatkan laporan tersebut kami langsung turun ke lokasi dan mengamankan tiga orang juru parkir," tutur Berry.
Ketiga orang tersangka itu lalu dibawa ke Polsek Binawidya untuk diperiksa. Sementara itu, korban yang terluka di bagian kepala kanan dan paha kanannya bengkak dibawa ke klinik terdekat.