kumparan
21 November 2019 13:39

Penderita HIV Akibat Hubungan Sesama Jenis di Aceh Utara Tinggi

Ilustrasi Cek HIV AIDS
Ilustrasi Cek HIV/AIDS. Foto: ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Utara gencar mendata penderita HIV di daerahnya. Dari hasil pendataan itu, petugas Dinkes Aceh Utara menemukan tingginya angka penderita HIV akibat hubungan sesama jenis atau Laki Seks Laki (LSL) alias gay.
ADVERTISEMENT
“Terjadi kenaikan untuk pasangan sejenis yang terinfeksi HIV setelah dilakukan pemeriksaan. Kenaikan itu diketahui saat penjaringan untuk LSL pada tahun ini,” kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Achriani Fitri kepada kumparan, Kamis (21/11).
Fitri mengatakan berdasarkan data lembaganya, pada tahun 2018 ada 17 orang penderita HIV di Aceh Utara. Dari jumlah itu, 11 orang di antaranya mengidap HIV karena hubungan sesama jenis.
Kemudian di tahun 2019, ada 10 orang terjangkit HIV. 8 di antaranya terjangkit HIV karena hubungan sesama jenis.
“Kalau diakumulasi sebenarnya masih tinggi capaian tahun lalu dibanding tahun ini. Tetapi kalau kita lihat dari totalnya temuan kita, ini masih tinggi kasus LSL,” kata dia.
Tingginya penderita HIV itu, kata Fitri, diketahui setelah Dinkes Aceh Utara mengerahkan seluruh petugasnya, termasuk para relawan. Para relawan ini mendata populasi kunci yang terjangkit HIV.
ADVERTISEMENT
Populasi kunci adalah pekerja seks komersial, pengguna napza jarum suntik, lelaki hubungan sesama jenis (LSL).
“Terjadi peningkatan temuan pada LSL karena di Aceh Utara sudah dilatih kader peduli HIV di semua Puskesmas, dan mereka juga sudah dilatih Voluntary Counseling Test (VCT),” ungkapnya.
Untuk menghindari penyakit berbahaya itu, Fitri mengimbau masyarakat tidak melakukan seks bebas dan seks menyimpang. Karena penularan HIV sebenarnya tidak mudah jika berperilaku sehat.
“Bagi remaja jangan berhubungan seks bebas dan hindari narkoba," kata dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan