kumparan
15 Februari 2020 18:26

Penderita Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Jepang Capai 285 Orang

PTR- Kapal Pesiar Diamond Princess
Petugas mengenakan pakaian pelindung tiba di markas polisi maritim dari kapal pesiar Diamond Princess tiba di Yokohama, selatan Tokyo, Jepang. Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Wabah virus corona atau COVID-19 menyebabkan 3.700 orang yang berlibur di kapal pesiar Diamond Princess dikarantina di Pelabuhan Yokohama, Jepang.
ADVERTISEMENT
Dilansir AFP, Sabtu (15/2), virus corona juga menginfeksi para penumpang kapal pesiar itu. Menurut data Kementerian Kesehatan Jepang, saat ini ada 285 penumpang yang positif virus corona.
Ada penambahan jumlah penderita sebanyak 67 orang yang sebelumnya 218 orang di kapal pesiar Diamond Princess.
Diamond Princess yang bersandar di Tokyo Jepang
Suasana di kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di Tokyo, Jepang. Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Sementara itu dilansir Reuters, Amerika Serikat berencana mengirim pesawat ke Jepang untuk menjemput WN AS yang berada di kapal pesiar Diamond Princess.
Pemerintah Jepang pun merespons baik rencana tersebut dan tengah berkoordinasi dengan pemerintah AS. Kementerian Luar Negeri Jepang meyakini langkah yang akan diambil AS itu dapat meringankan beban Jepang dalam mencegah virus corona.
Kapal pesiar Diamond Princess dikarantina
Petugas menggunakan pakaian pelindung berada di atas dek kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di pelabuhan Yokohama, Jepang, Selasa (4/2). Foto: Twitter / @DAXA_TW via REUTERS
Dalam kapal pesiar Diamond Princess dilaporkan ada 78 warga negara Indonesia yang bekerja sebagai kru kapal. KBRI Tokyo memastikan sejauh ini tidak dilaporkan WNI yang terjangkit.
ADVERTISEMENT
Menurut laporan pemerintah Jepang, kebanyakan yang mengidap virus corona di kapal pesiar itu adalah penumpang berusia 70 tahun ke atas. Mereka yang positif virus corona langsung dirawat di rumah sakit di darat.
Kapal pesiar Diamond Princess dikarantina di Pelabuhan Yokohama sejak 3 Februari lalu dan direncanakan berakhir pada 19 Februari mendatang. Karantina dilakukan setelah penumpang yang turun di Hong Kong dinyatakan positif virus corona.
WNi di kapal Diamond Princess bantuan dari KBRI Jepang
WNi di kapal Diamond Princess terima bantuan dari KBRI Jepang. Foto: Dok. Istimewa
Total kematian akibat virus ini secara global mencapai lebih dari 1.500 orang. Mayoritas terjadi di Provinsi Hubei, China. Sedangkan total pasien yang terinfeksi virus asal Wuhan, Hubei, ini mencapai lebih dari 67 ribu orang di 28 negara.
Virus corona ini juga telah memasuki Afrika, padahal sebelumnya virus itu tak terdeteksi di benua hitam itu. Mesir menjadi negara pertama di Afrika yang mengonfirmasi terjadinya virus corona.
ADVERTISEMENT
Kementerian Kesehatan Mesir, memastikan pasien itu bukan orang Mesir. Meski, tidak dijelaskan lebih lanjut, apa kewarganegaraan pasien yang positif corona tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan