Penerbit Buku 'Ganjar Tak Salat' Usai Dilaporkan ke Polisi: Kami Akan Kooperatif

16 Februari 2021 18:21
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Penerbit Buku 'Ganjar Tak Salat' Usai Dilaporkan ke Polisi: Kami Akan Kooperatif (14037)
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar soal mata pelajaran Agama yang mencatut nama Ganjar. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri buka suara setelah dilaporkan ke Polda Jawa Tengah terkait penulisan soal 'Ganjar Tak Salat' dalam buku Pendidikan Agama SD.
ADVERTISEMENT
Corporate Secretary Tiga Serangkai, Hari Sumarsono menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, laporan tersebut merupakan hak setiap warga negara.
"Kami siap dimintai keterangan dan akan kooperatif. Aduan tersebut adalah hak setiap warga negara," kata Hari, Selasa (16/2).
Hari mengaku sebelum ada laporan tersebut, Polda Jawa Tengah telah mendatangi perusahaan yang berpusat di Solo, Jawa Tengah itu. Pada saat itu, ia sudah menyerahkan dokumen yang diminta kepolisian.
"Sekarang baru ramai ada laporan, kami siap menghadapinya. Pada Rabu pekan lalu, kami sudah pernah dilakukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sampai pukul 22.00 WIB. Dokumen terkait persoalan ini juga sudah kami serahkan pada Kamis pekan lalu di Mapolda Jateng," ucap dia.
PT Tiga Serangkai, lanjut dia, telah meminta pada sejumlah pihak untuk difasilitasi bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun, rencana tersebut belum bisa terealisasi sampai sekarang.
ADVERTISEMENT
"Kami berharap bisa segera sowan ke beliau (Ganjar) agar persoalan ini cepat selesai dan tidak melebar ke mana-mana," katanya.
Ia menambahkan dari Kesbangpol Pemprov Jateng juga sudah telah melakukan klarifikasi ke kantor Tiga Serangkai. Tidak hanya itu, klarifikasi terbuka lewat media juga sudah dilakukan manajemen PT Tiga Serangkai.
"Yang jelas kami siap kooperatif jika Polda Jateng melayangkan panggilan pemeriksaan," ujar dia.
Sebelumnya General Manager Tiga Serangkai Admuawan telah memberikan klarifikasi terkait penyebutan nama Ganjar tersebut. Menurutnya, soal tersebut pertama kali ditulis pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas 3 SD terbitan tahun 2009. Pada saat penerbitan buku tersebut, nama Ganjar tidak dikenal seperti sekarang.
"Jadi seperti itu kejadian sebenarnya. Pak Ganjar Pranowo belum menjadi public figure seperti sekarang. Kami tidak ada ada niat menyudutkan (Ganjar)," kata dia.
ADVERTISEMENT
Usai cetakan edisi pertama, pihak perusahaan mencetak ulang pada 2020 dengan kondisi tanpa adanya revisi karena tidak adanya perubahan kurikulum yang signifikan pada waktu itu.
Bunyi soal yang menyebut Ganjar yang dimaksud yakni:
Walaupun mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur dengan menyembelih hewan kurban pada hari Idul Adha. Pak Ganjar termasuk orang yang...
a. beruntung
b. beriman
c. rugi
d. sukses
Kemudian ada yang berbunyi:
Meskipun sudah mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur. Sebagai orang Islam, ia pun tidak pernah melaksanakan salat. Pak Ganjar termasuk orang yang...
a. beruntung
b. beriman
c. bangkrut
d. rugi
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020