News
·
24 Desember 2017 9:24

Penumpang Cekcok Soal HP, Pesawat Maskapai Australia Batal Terbang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penumpang Cekcok Soal HP, Pesawat Maskapai Australia Batal Terbang (77055)
Pesawat Jetstar (Foto: Wikimedia Commons)
Penerbangan maskapai Australia di Singapura terganggu akibat beberapa penumpang terlibat cekcok soal handphone. Pesawat terpaksa dikembalikan ke hanggar dan para penumpang diamankan.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari media Singapura The Straits Times, peristiwa ini terjadi di pesawat maskapai Jetstar tujuan Darwin dari bandara Changi, Singapura, pada Jumat malam (22/12) lalu. Seharusnya pesawat berangkat dari Changi pukul 23.20 Jumat, namun baru berangkat pada pukul 7.15, keesokan harinya, Sabtu (23/12).
Pesawat nomor penerbangan 3K161 itu sebenarnya telah siap berangkat, penumpang sudah naik semua. Kemudian terjadi cekcok antar penumpang ketika perintah mematikan handphone disampaikan kru pesawat.
Seorang pria Filipina-Australia 55 tahun, meminta penumpang lain di sebelahnya, pria Australia 47 tahun, untuk mematikan ponselnya. Mereka, ditambah istri dari pria Filipina, lantas terlibat adu argumen sehingga membuat kegaduhan.
Kru pesawat meminta mereka tenang sebelum pesawat terbang. Polisi terpaksa didatangkan untuk menenangkan situasi. Keadaan semakin tegang ketika penumpang lain mendengar salah satu pria menyebut kata "bom".
ADVERTISEMENT
Rupanya dia salah dengar, tidak ada bom di pesawat itu. Ketiga orang itu lantas dibawa polisi, pesawat batal terbang dan kembali ke hanggar.
Juru bicara JetStar Robin Goh mengatakan seluruh penumpang kemudian turun dari pesawat. Mereka diberikan voucher makan, dan bagi penumpang yang membawa anak diberi akses ke lounge agar lebih nyaman.
Menurut Goh, pembatalan penerbangan itu demi keamanan para penumpang.
"Kami menanggapi isu keamanan dan keselamatan dengan serius dan tidak menoleransi ancaman dan tindakan mengganggu dari penumpang di penerbangan kami," kata Goh.