kumparan
23 Maret 2018 11:48

Penutupan Ditunda, Masih Ada Aktivitas di Alexis

Suasana Alexis
Suasana Alexis. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunda penutupan tempat hiburan malam Alexis. Penutupan Alexis sempat direncanakan berlangsung pada Kamis (22/3), tapi batal gara-gara surat penutupan lebih dulu bocor.
ADVERTISEMENT
Penundaan penutupan membuat aktivitas di Alexis berjalan normal. Pada Jumat (23/3) sekitar 10.30 WIB, tampak tiga orang yang berseragam serba hitam di dekat pintu masuk.
Dari tiga orang yang berjaga di depan pintu masuk bangunan itu, dua di antaranya mengawasi kendaraan masuk. Mereka memeriksa kendaraan seperti hendak masuk ke pusat perbelanjaan. Selain itu tampak satu penjaga lain duduk di kursi resepsionis.
Sedangkan kondisi pintu masuk Alexis terlihat normal. Tidak ada tanda disegel atau tertutup. Meski demikian, pintu masuk dibiarkan tertutup portalnya sebelum ada kendaraan yang hendak masuk.
Pemprov DKI akan menutup seluruh unit usaha Alexis. Penutupan didasari Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata. Pada Pasal 54-56 dijelaskan bahwa tempat hiburan yang terindikasi melanggar dan dilaporkan oleh media massa dapat ditindak.
ADVERTISEMENT
Unit usaha Alexis sendiri sudah ada yang tutup yaitu hotel dan griya pijat. Pemprov tidak memperpanjang izin usaha keduanya pada Oktober 2017 karena ada dugaan berlangsungnya prostitusi di Alexis. Meski begitu di gedung yang sama masih terdapat usaha hiburan lainnya seperti karaoke, live music, bar, dan restoran.
4 Usaha inilah yang akan ditutup namun eksekusinya ditunda. Eksekusi penutupan sebenarnya hendak dilaksanakan pada Rabu (23/3). Namun, rencana itu bocor sehingga penutupan ditunda hingga waktu yang belum diumumkan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan