Penyuap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Segera Disidang

26 April 2021 16:55
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Penyuap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Segera Disidang (18082)
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/3/2021). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
KPK menuntaskan penyidikan kasus dugaan suap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dengan tersangka Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB), Agung Sucipto. Agung merupakan tersangka penyuap Nurdin Abdullah.
ADVERTISEMENT
Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan berkas penyidikan Agung telah diserahkan kepada jaksa penuntut umum KPK. Selanjutnya jaksa KPK menyusun surat dakwaan Agung untuk disidangkan.
"Tim penyidik melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim JPU dengan tersangka AS (Agung Sucipto). Sebelumnya berkas perkara tersangka tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) sesuai dengan hasil penelitian tim JPU," ujar Ali dalam keterangannya, Senin (26/4).
"Penahanan selanjutnya beralih dan menjadi kewenangan JPU selama 20 hari terhitung mulai 26 April 2021 sampai dengan 15 Mei 2021," lanjutnya.
Penyuap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Segera Disidang (18083)
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ali menyebut, penahanan Agung dipindahkan ke Lapas Klas I Makassar. Sebab Agung akan disidang di Pengadilan Tipikor Makassar.
"Dalam proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan sejumlah 32 orang saksi, di antaranya para ASN di Pemprov Sulsel dan pihak swasta lainnya," ucap Ali.
ADVERTISEMENT
Dalam kasus ini, Agung diduga menyuap Nurdin senilai Rp 2 miliar melalui Sekretaris Dinas PU dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Edy Rahmat. Suap diduga terkait pengerjaan proyek wisata Bira.
Atas perbuatannya, Agung dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020