Perhiasan Jutaan Dolar AS Dicuri dari Truk Lapis Baja di California

19 Juli 2022 10:43
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi perhiasan mewah Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perhiasan mewah Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Perhiasan dan permata senilai jutaan dolar AS telah dicuri dari sebuah truk lapis baja yang berada dalam perjalanan ke Los Angeles, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS).
ADVERTISEMENT
Pihak berwenang menjelaskan, perampokan itu terjadi pada 11 Juli 2022 di Kota Frazier Park. Truk itu sedang menuju fasilitas penyimpanan saat insiden tersebut menimpa.
Perhiasan dalam truk itu merupakan milik para peserta pameran ritel yang diselenggarakan International Gem & Jewelry Show di San Mateo, California. Sekitar 25 hingga 30 loker perhiasan dan permata milik 18 peserta raib akibat perampokan itu.
Barang-barang curian tersebut terdiri dari perhiasan unik, seperti gelang yang terbuat dari safir warna-warni alami 100 karat pada emas 18 karat. Dagangan tersebut awalnya akan tampil dalam pertunjukan lain di Pasadena.
Perusahaan keamanan Brink’s Co mengatakan, barang-barang yang hilang bernilai kurang dari USD 10 juta (Rp 149 miliar). Direktur International Gem & Jewelry Show, Brandy Swanson, mengungkap harga yang jauh berbeda.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ilustrasi Membeli Perhiasan Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membeli Perhiasan Foto: Shutter Stock
Swanson mengatakan, nilai perhiasan itu sebenarnya mendekati USD 100 juta (Rp 1,49 triliun). Peserta pameran cenderung menurunkan nilai dagangan mereka untuk mengatasi biaya pertanggungan.
"Ini semua perhiasan bagus dan mereka lenyap begitu saja," tutur salah satu vendor yang menjadi korban, dikutip dari Reuters, Selasa (19/7/2022).
"Minggu Anda punya barang dagangan, hari ini Anda tidak punya apa-apa," lanjut dia.
Otoritas setempat tidak mengungkap kronologi perampokan, adanya alat pelacak maupun kamera keamanan. Namun, Swanson memastikan, pihaknya tengah bekerja sama dengan penegak hukum setempat dan FBI.
"Korban-korbannya adalah bisnis kecil independen milik keluarga, tetapi nilai yang ada di loker-loker itu lebih berharga daripada yang diketahui orang," ungkap Swanson.
"Itu hidup mereka. Seluruh tabungan hidup mereka sekarang hilang," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020