kumparan
6 Maret 2019 19:48

Periksa Zulhas soal Munajat 212, Bawaslu Belum Temukan Pelanggaran

Komisioner Bawaslu DKI, Mahyudin. Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
Bawaslu DKI telah memeriksa Ketua MPR Zulkifli Hasan alias Zulhas terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye di Munajat 212. Komisioner Bawaslu DKI Mahyudin mengaku pemeriksaan terhadap Ketum PAN itu dilakukan pada Selasa (5/6).
ADVERTISEMENT
"Iya, kemarin sudah diperiksa. Pak Zulkilfi difoto saya, lihat itu dari teman-teman (Bawaslu DKI) klarifikasi. Kemarin hari Selasa beliau dipanggil itu untuk memberikan keterangan," ujar Mahyudin usai menghadiri acara Fokal UI 'Memantau Pemilu Menuju Demokrasi yang Berkualitas yang Berdasaekan Pancasila' di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).
Dia mengatakan, hingga saat ini Bawaslu DKI masih mengkaji laporan dugaan pelanggaran pemilu. Mahyudin menyebut tidak menutup kemungkinan tokoh politik yang hadir dalam acara tersebut akan dipanggil secara bertahap oleh Bawaslu DKI.
"Kemungkinan bisa dipanggil itu, karena sesuai dengan laporan yang mereka buat itu kan ada juga laporan yang menyebut nama-nama itu. Kemungkinan akan panggil nanti untuk dimintai klarifikasi pada saat di Gakkumdu nanti," jelasnya.
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyapa para peserta Reuni 212 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Mahyudin enggan menyebutkan dalam Munajat 212 itu merupakan pelanggaran atau bukan. Dia menyebut Gakkumdu hingga saat ini masih terus bekerja.
ADVERTISEMENT
"Belum (ada kesimpulan), ini kan sampai 14 hari, apakah itu dugaan pelanggaran atau tidak, sampai 14 hari nanti," tutur Mahyudin.
"Nanti ditunggu saja hasil akhirnya, apakah itu mengandung dugaan pelanggaran atau mengandung pelanggaran tertentu atau tidak. Hasil akhirnya itu yang menentukan," tambahnya.
Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi - Ma'ruf Amin Provinsi DKI Jakarta melaporkan Ketua MPR Zulkifli Hasan atas pidatonya saat menghadiri acara Munajat 212 pada Kamis (21/2). Dalam acara itu selain Zulkifli Hasan, hadir pula sejumlah tokoh seperti Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Ada juga beberapa tokoh, seperti Amien Rais, Presiden PKS Sohibul Iman, Titiek Soeharto, Neno Warisman, Hidayat Nur Wahid, Yusuf Martak, dan Ketua PA 212 Slamet Maarif.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan