News
·
5 Mei 2021 12:01

Persiapan Larangan Mudik di Terminal Pulogebang: Bus Berstiker, SIKM, GeNose

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Persiapan Larangan Mudik di Terminal Pulogebang: Bus Berstiker, SIKM, GeNose (42202)
Direktur Angkutan BPTJ Aca Mulyana (kiri) dan Kepala Terminal Bus Terpadu Pulogebang Bernard Pasaribu (kanan) memasang stiker khusus pada armada bus. Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
Terminal Pulogebang menjadi salah satu terminal yang dibuka selama larangan mudik 2021.
ADVERTISEMENT
Kepala Satuan Pelaksana Operasional Terminal Pulogebang, Afif Muhroji, mengatakan saat ini posko terpadu sudah disiagakan di Terminal Pulogebang jelang larangan mudik 6 Mei mendatang. Di posko ini terdapat seluruh unsur yang ikut mengawasi larangan mudik.
"Nanti ada posko terpadu TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Dinkes dan instansi terkait," ujar Afif saat dihubungi, Rabu (5/5).
Persiapan Larangan Mudik di Terminal Pulogebang: Bus Berstiker, SIKM, GeNose (42203)
Seorang anak menunggu bus yang akan ditumpangi di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Jakarta, Selasa (4/5/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Saat larangan mudik besok, hanya bus dengan stiker khusus yang boleh berangkat. Sementara warga yang boleh menumpangi bus hanya mereka yang memiliki SIKM.
"Bus AKAP yang boleh beroperasi pada tanggal 6-17 Mei 2021 harus berstiker yang dikeluarkan oleh Ditjen Hubdat Kemenhub. Ada check point untuk pemeriksaan dokumen perjalanan orang yang boleh menaiki bus hanya orang tertentu dengan persyaratan SIKM," jelasnya.
Persiapan Larangan Mudik di Terminal Pulogebang: Bus Berstiker, SIKM, GeNose (42204)
Sejumlah calon penumpang memasukkan barang bawaan ke dalam bagasi bus di Terminal Bus Terpadu Pulogebang, Jakarta, Selasa (4/5/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Sementara itu testing acak di terminal juga akan dilakukan. Testing yang digunakan yakni dengan metode GeNose C19.
ADVERTISEMENT
"Kita buka layanan pemeriksaan GeNose C19 dari jam 09.00-12.00, free dari petugas Terminal Terpadu Pulogebang dan jam 12.00-20.00 ada dari klinik swasta yang berbayar sekitar Rp 30 ribu," terangnya.
Selain Terminal Pulogebang, terminal lain yang dibuka yakni Terminal Kalideres. Jadi hanya ada dua terminal yang dibuka selama masa larangan mudik.