Pertamina: Tangki Terbakar di Cilacap Berisi 31.000 Kiloliter Komponen Pertalite

14 November 2021 0:50
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pertamina: Tangki Terbakar di Cilacap Berisi 31.000 Kiloliter Komponen Pertalite (4243)
zoom-in-whitePerbesar
General Manager Refinery Unit IV Cilacap PT KPI Eko Sunarno. Foto: ANTARA
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap memastikan hanya satu tangki yang terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah. Tangki tersebut berisikan komponen bahan pertalite.
ADVERTISEMENT
General Manager Refinery Unit IV Cilacap - PT KPI Eko Sunarno mengatakan kebakaran yang terjadi pada pukul 19.10 WIB. Ada pun yang terbakar adalah Tangki 36 T-102 bersamaan saat ada petir menyambar di sekitar lokasi.
"Tangki ini berisi komponen Pertalite sekitar 31.000 kiloliter. Masih komponen, belum jadi produk Pertalite. Alhamdulillah kondisi tangki ini bisa kami isolated (dilokalisasi, red.)," kata Eko saat menggelar konferensi pers di Kilang Cilacap, Sabtu (13/11) dikutip dari Antara.
Dia memastikan hanya Tangki 36 T-102 yang terbakar, sedangkan tangki lain di sekitarnya dapat diamankan. Petugas saat ini tengah melakukan pemadaman.
Terkait dengan unit proses bahan bakar, dia mengatakan pihaknya dapat menyesuaikan untuk mengikuti alih tangki, sehingga semuanya dapat berjalan normal.
Pertamina: Tangki Terbakar di Cilacap Berisi 31.000 Kiloliter Komponen Pertalite (4244)
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran tangki di area kilang PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap, Sabtu (13/11/2021). Foto: Sumarwoto/ANTARA
"Hanya kapasitas kami sesuaikan. Transfer produk Pertalite ke TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Lomanis juga masih berlangsung dari Tangki 36 T-101 dan alhamdulillah bisa kami kendalikan," kata dia.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ia mengatakan pihaknya juga melakukan upaya pemadaman secara intensif dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor. "Mudah-mudahan dengan sekali tembak bisa padam," sambungnya.
Lebih lanjut, Eko mengatakan kejadian kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena seluruh pekerja yang ada di dalam area kilang, terutama yang berasal dari pihak ketiga, telah dievakuasi.
Selain itu, pihaknya juga telah bekerja sama dengan pihak Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap, untuk mengevakuasi sejumlah warga yang bermukim di dekat lokasi kebakaran.
Menurut dia, arus lalu lintas di sekitar area kilang juga dialihkan dengan melewati jalan baru.
"Kami didukung oleh Kodim, Polres Cilacap, forkompimda, dinas lingkungan hidup, BPBD, semuanya bekerja sama. Mudah-mudahan ini bisa kami tanggulangi dengan cepat, sehingga tidak berdampak terlalu besar terhadap operasional kilang," kata Eko.
ADVERTISEMENT
Hingga saat ini belum diketahui penyebab dari kebakaran tersebut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020