News
·
16 Oktober 2020 7:50

Pesta Ulang Tahun di New York Jadi Klaster Besar Corona, Ratusan Orang Diisolasi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pesta Ulang Tahun di New York Jadi Klaster Besar Corona, Ratusan Orang Diisolasi (90660)
Warga terlihat berjalan di New York, Amerika Serikat saat kota tersebut sedang lockdown. Foto: REUTERS / Eduardo Munoz
Pesta ulang tahun "Sweet 16" seorang warga di negara bagian New York, AS, menjadi klaster besar penularan virus corona. Acara yang digelar pada 25 September di Miller Place Inn di Long Island menyebabkan 37 orang terjangkit corona.
ADVERTISEMENT
Dilansir AFP, Jumat (16/10), terdapat 80 orang yang menghadiri pesta berujung penyebaran corona itu. Setelah menjalani tracing, lebih dari 270 orang harus menjalani isolasi.
Akibatnya, Miller Place Inn mendapat sanksi karena menggelar acara di atas 50 orang. Tempat itu ditutup sementara dan didenda 12 ribu dolar AS.
"Kami belum pernah melihat acara bersifat super spreader seperti ini sebelumnya di Suffolk County," kata pejabat pemerintah daerah.
"Mereka harus bertanggung jawab agar kita tidak mengalami kemunduran ekonomi lagi," sambungnya.
Pesta Ulang Tahun di New York Jadi Klaster Besar Corona, Ratusan Orang Diisolasi (90661)
Suasana rumah sakit lapangan sementara untuk pasien virus corona di East Meadow Central Park New York, AS. Foto: REUTERS/Aleksandra Michalska
Negara bagian New York bisa menekan virus corona dalam beberapa bulan terakhir setelah mencatat 33.000 kematian. Tetapi dalam beberapa minggu terakhir, corona kembali melonjak di sejumlah daerah.
Gubernur New York, Andrew Cuomo, telah menutup sektor bisnis yang tidak memiliki urgensi dan membatasi pembukaan tempat ibadah di sepuluh zona merah.
ADVERTISEMENT
Wali Kota New York City, Bill de Blasio, menyambut baik langkah tersebut. Menurut Blasio, pembatasan ketat serupa telah kembali dilakukan di berbagai negara, juga Eropa, karena kasus terus meningkat.
"Jika selama beberapa minggu kami meminta orang untuk melakukan sesuatu untuk membantu menghentikan penyebarannya, saya pikir itu adil," katanya.