Petugas Masih Cari Jenazah yang Hilang Akibat Pemakaman Longsor di Cianjur

20 Juli 2022 11:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Proses pencarian jenazah yang makamnya tergerus longsor di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jolok Atas, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus dilakukan hingga Rabu (20/7) hari ini.
ADVERTISEMENT
Pada hari keempat ini, tim gabungan TNI-Polri dibantu warga setempat masih melakukan pencarian terhadap satu jenazah yang hilang setelah makamnya tergerus longsor.
Kapolsek Pacet Kompol Sosialisman mengatakan, satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan melakukan penyemprotan material tanah longsoran untuk mencari jenazah yang makamnya tergerus.
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
Selain melakukan penyemprotan, tim gabungan juga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang ada di area TPU itu.
"Diperkirakan jenazah tertimbun di gunungan material longsor," kata Sosialisman.
Sebanyak sembilan jenazah telah berhasil dievakuasi dan kembali dimakamkan di area TPU yang lebih aman dan tidak berpotensi longsor.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Dari 10 jenazah, sembilan di antaranya sudah berhasil ditemukan dan sudah kembali dimakamkan oleh petugas bersama pihak keluarga. Dilakukan pemulasaran kembali," jelasnya.
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
Sosialisman menyebut, jajarannya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan perbaikan tembok penahan tanah yang ambrol tergerus luapan air hingga menyebabkan puluhan makam terbawa longsor.
ADVERTISEMENT
"Tembok penahan tanah juga sudah dikoordinasikan untuk segera dilakukan perbaikan. Karena posisinya cukup curam," ujarnya.
Sebelumnya, puluhan jenazah di TPU Kampung Jolok Atas terbawa longsor. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (16/7). Sebanyak 10 jenazah itu terbawa longsor setelah area pemakaman diguyur hujan deras sejak Jumat (15/7).
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim gabungan mencari jenazah yang tergerus longsor di TPU Kampung Jolok, Cianjur, Rabu (20/7/2022). Foto: Dok. Istimewa
Kepala Desa Sindangjaya, Deden Muhamad Syahir Fauzi, menduga hujan deras dalam kurun waktu yang lama itulah yang menyebabkan tanah di pemakaman longsor. Akibatnya puluhan makam dan jenazahnya ambrol terbawa longsoran material tanah.
"Terdata ada 10 makam yang jenazahnya terbawa ambrol setelah TPT setinggi 50 meter longsor tergerus air," kata Deden.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020