kumparan
29 Jul 2019 15:57 WIB

PKPI Sodorkan Sony Tulung Hingga Sunan Kalijaga untuk Jadi Menteri

Jajaran Pengurus PKPI Sambangi Istana Kepresidenan, Jakarta untuk bertemu Presiden Jokowi. Foto: Fahrian Saleh/kumparan
Jajaran pengurus PKPI yang dipimpin Diaz Hendropriyono menyambangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Diaz membawa 44 orang pengurus partainya.
ADVERTISEMENT
Sama seperti partai koalisi pendukung Jokowi lainnya, mereka menggelar pertemuan secara tertutup untuk menyatakan kesiapannya dalam mendukung pemerintahan ke depan. Pertemuan berlangsung 2 jam kurang.
Meski tak lolos ke DPR RI tapi sebanyak 170 kader PKPI lolos di tingkat DPRD yang siap mendukung kebijakan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
"Ini DPRD kita punya beberapa fraksi di daerah, kursi kita juga sekitar 170an kursi. Jadi dukungan ini untuk mendukung pemerintah nasional bukan hanya diucapkan belaka saja, tapi kita bisa benar-benar dukung di tingkat DPRD 1 dan 2," kata Diaz di lokasi.
"Dan yang paling penting Pak Jokowi juga lihat PKPI dan lihat siapa yang sebenarnya bekerja dan siapa yang tidak bekerja," lanjutnya.
Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono pada Konferensi pers Road to Final Indonesian eSports Games 2018/2019 di Restoran Libris, Jakarta, Selasa (22/1/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
PKPI berharap kabinet pemerintahan ke depan diisi oleh para profesional yang juga berasal dari kalangan partai. Di internal partainya sendiri dia menyebut nama Sony Tulung hingga Sunan Kalijaga.
ADVERTISEMENT
"Diisi orang profesional tapi bukan berarti harus orang non-partai. Orang profesional bisa dari politisi atau bukan politisi. Profesional itu yang ahli dalam bidangnya. Karena politikus juga kan bukan berarti orang pengangguran, kan profesional juga, " jelasnya.
"PKPI kadernya bagus-bagus semua, di sini ada Pak Sony Tulung, ada Sunan Kalijaga, ada Iwan Bogananta, ada Angky Yudistia," lanjutnya.
Sejauh ini, jika nanti Jokowi meminta para kader termasuk dirinya untuk menjadi bagian di kabinet, maka Diaz menyatakan kesiapan itu.
"Kalau diminta, kita berikan. Kalau tidak minta ya tidak apa-apa. Kita berikan. Tapi intinya kita siap mendukung pak Jokowi di mana kita berada, baik di luar eksekutif maupun di eksekutif," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan