News
·
3 September 2020 20:29

PKS Ingatkan Puan soal Pancasila di Sumbar: Jangan Menyakiti

Konten ini diproduksi oleh kumparan
PKS Ingatkan Puan soal Pancasila di Sumbar: Jangan Menyakiti (117805)
Ketua DPR RI, Puan Maharani saat mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di rumah dinasnya. Foto: Dok. DPR
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hermanto, mengingatkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani terkait pernyataannya yang menyinggung masyarakat Sumatera Barat.
ADVERTISEMENT
Hermanto yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil Sumbar I itu meminta jangan ada pihak yang mempolitisasi terminologi ideologi untuk kepentingan pilkada di Sumbar.
"Silahkan berkampanye tetapi jangan menyakitkan. Ada pepatah Minang 'harimau bana dalam paruik, kambiang juo nan kalua' (walaupun kesal yang keluar dalam lisan tetap kalimat arif)," kata Hermanto, Kamis (3/9).
PKS Ingatkan Puan soal Pancasila di Sumbar: Jangan Menyakiti (117806)
Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS Dapil Sumbar I Hermanto. Foto: Dok. Pribadi
Hermanto mengatakan sampai saat ini Sumatera Barat tetap konsisten melaksanakan nilai-nilai Pancasila. Masyarakat Sumbar juga sangat menyadari bahwa nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila merupakan sari pati budaya Minang.
"Religius, egaliter, terbuka, demokratis dan selalu bergotong royong untuk mewujudkan keadilan sosial," ucap anggota Komisi IV DPR itu.
Lebih lanjut, Hermanto menegaskan masyarakat Sumbar sangat menjunjung tinggi nilai Pancasila karena banyak tokoh, ulama, dan intelektual para pendiri bangsa (founding father) berasal dari Sumbar.
ADVERTISEMENT
"Mohammad Hatta, Mohammad Yamin dan Agus Salim adalah para tokoh pendiri bangsa asal Sumbar yang banyak menyumbang gagasan dan nilai yang terkandung dalam Pancasila," tegas dia.
"Ada yang lebih fenomenal dan historical yaitu Muhammad Natsir dengan gagasan mosi integral yang saat itu menyerukan agar Indonesia kembali ke konsep negara kesatuan Republik Indonesia atau NKRI" pungkasnya.
Pernyataan kontroversi Puan Maharani disampaikan saat pengumuman cakada PDIP tahap V secara virtual. Pernyataan itu disampaikan setelah mengumumkan paslon yang diusung PDIP di Pilgub Sumbar.
"Semoga Sumatera Barat bisa menjadi provinsi yang memang mendukung negara pancasila, bismillahirrohmanirrohmin. Merdeka," tutur Puan, Rabu (2/9).