kumparan
13 November 2018 13:28

PM Kanada Diskusikan Nasib Asia Bibi dengan Pemerintah Pakistan

PM Kanada Justin Trudeau
PM Kanada Justin Trudeau (Foto: AFP/PHILIPPE LOPEZ)
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memastikan dirinya telah melangsungkan pembicaraan dengan Pemerintah Pakistan mengenai Asia Bibi.
ADVERTISEMENT
Perempuan Nasrani tersebut merupakan tersangka penistaan agama yang sudah divonis mati, tapi dibebaskan oleh MA Pakistan awal November lalu. Keputusan membebaskan Bibi memicu unjuk rasa besar di Pakistan.
Bibi, keluarga, dan pengacaranya bahkan mendapat ancaman pembunuhan. Suami Bibi, Asiq Masih, pun meminta suaka ke beberapa negara Barat termasuk Kanada.
Menanggapi hal tersebut, PM Kanada tak mau banyak berkomentar. Ia hanya menyebut, komunikasi antara dirinya dan Pakistan soal Bibi terus berjalan.
Asia Bibi
Asia Bibi. (Foto: AFP/ARIF ALI)
"Saya telah membicarakan (soal Asia Bibi) dengan Pemerintah Pakistan," sebut Trudeau seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (13/11).
"Ada konteks domestik yang rumit (dalam persoalan Asia Bibi), kami menghormati itu. Tapi saya ingatkan, Kanada adalah negara yang terbuka," sambung dia.
ADVERTISEMENT
Walau Trudeau menyatakan Kanada negara yang bersifat terbuka, juru bicara Pemerintah Kanada belum bisa memastikan apakah Bibi akan diberi suaka atau tidak.
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland menyebut Kanada adalah negara yang terkait erat dengan persoalan yang dihadapi Bibi. Ia meminta agar pihak-pihak terkait dapat memastikan keselamatan dan kesejahteraan Bibi.
Bibi yang sudah menghirup udara bebas pekan lalu, saat ini tidak diketahui keberadaannya. Namun, Pemerintah Pakistan memastikan wanita itu masih berada di Pakistan.
Bibi terjerat kasus penistaan agama pada 2010 karena dituduh oleh tetangganya telah menghina Islam. Di Pakistan pelaku penistaan agama diganjar hukuman mati.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan