News
·
6 Juli 2021 13:18
·
waktu baca 2 menit

Polda Jabar Data Distributor Oksigen: Kami Tindak yang Menimbun

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polda Jabar Data Distributor Oksigen: Kami Tindak yang Menimbun (7480)
searchPerbesar
Satgas COVID-19 Kota Bogor membantu pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit. Foto: Pemkot Bogor
Jajaran Polda Jabar bakal menindak tegas oknum yang menimbun oksigen. Sebab, menimbun oksigen dalam situasi pandemi corona merupakan kejahatan kemanusiaan.
ADVERTISEMENT
Hal ini dilatarbelakangi sejumlah rumah sakit di Bandung yang memberlakukan layanan buka tutup imbas terbatasnya oksigen.
"Kita lihat dulu penimbunan dengan alasan seperti apa, izinnya bagaimana tentunya itu akan diproses dan kalau terbukti akan ditindak tegas," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Chaniago, ketika dikonfirmasi, Selasa (6/7).
Erdi menyatakan, Ditreskrimsus Polda Jabar sedang mendata distributor oksigen. Pendataan tersebut untuk mencegah adanya oknum penimbun oksigen.
"Kita sudah bekerja untuk mendata para distributor untuk melihat apakah ada ketersediaan stok atau tidak," ucapnya.
Polda Jabar Data Distributor Oksigen: Kami Tindak yang Menimbun (7481)
searchPerbesar
Satgas COVID-19 Kota Bogor membantu pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit. Foto: Pemkot Bogor
Di samping itu, Erdi meminta masyarakat teliti membeli oksigen.
"Waspada di situasi begini orang hanya berpikir membutuhkan oksigen tanpa melihat bagaimana kemasan, perolehannya. Sehingga diharapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaannya," kata Erdi.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bandung, Ahyani Raksanagara, mengatakan sejumlah rumah sakit di Kota Bandung memberlakukan layanan sistem buka tutup pada pasien corona yang mengalami gangguan pernapasan. Hal itu dilakukan mengingat ketersediaan oksigen yang terbatas.
RS yang melakukan sistem buka tutup layanan antara lain RS Al-Islam, RSUD Kota Bandung, Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA hingga RS Edelweiss.
"Sebetulnya bukan COVID-19 tapi apapun jenis penyakit yang perlu oksigen. Kalau yang tidak membutuhkan oksigen itu tetap melayani. Al-Islam, RSUD Kota Bandung, RSKIA buka tutup (layanan)" kata dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020