News
·
16 Januari 2020 21:26

Polda Jateng Temukan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung Sejagat di Klaten

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polda Jateng Temukan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung Sejagat di Klaten (29848)
Barang bukti temuan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung sejagat di Klaten. Foto: Dok. Humas Polda Jateng
Polda Jawa Tengah berhasil menemukan 'cabang' dari Kerajaan Keraton Agung Sejagat yang diinisiasi oleh Toto Santosa dan Fanni Aminadia. Kerajaan fiktif itu berada di wilayah Klaten.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan ditemukannya 'cabang' Keraton Agung Sejagat dari pemeriksaan Toto Santoso. Kepada polisi, Toto mengaku sebelum di Purworejo sempat membuat kerajaan di wilayah lain, salah satunya Klaten.
"Sudah ditemukan cabang Keraton Agung Sejagat di beberapa kecamatan di Kabupaten Klaten dipimpin oleh seorang Maha Menteri Keraton Agung Sejagat saudari Wiwik," ungkap Iskandar lewat pesan WhatsApp, Kamis (16/1).
Polda Jateng Temukan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung Sejagat di Klaten (29849)
Barang bukti temuan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung sejagat di Klaten. Foto: Dok. Humas Polda Jateng
Iskandar mengatakan, 'cabang' kerajaan tersebut berada di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Temuan berupa pengikut dan sejumlah barang bukti.
"Pengikutnya berjumlah 28 orang. Di sana, sudah ada batu prasasti, tempat pertemuan, dan papan nama," ujarnya.
Iskandar belum menjelaskan lebih detail terkait temuan ini. Selain itu, Iskandar juga belum menjawab pertanyaan awak media apakah Maha Menteri bernama Wiwik tersebut diamankan atau tidak.
Polda Jateng Temukan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung Sejagat di Klaten (29850)
Barang bukti temuan 'Cabang' Kerajaan Keraton Agung sejagat di Klaten. Foto: Dok. Humas Polda Jateng
ADVERTISEMENT
Keraton Agung Sejagat mulai ramai dibincangkan publik sejak viral beberapa hari lalu. Keraton Agung Sejagat dipimpin Toto Santosa dan permaisurinya, Fanni Aminadia. Keraton Agung Sejagat memiliki ratusan pengikut yang ternyata diwajibkan membayar sejumlah uang.
Lantaran membuat resah, sejumlah warga Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo melaporkan aktivitas kerajaan tersebut dan saat ini dua pimpinan kerajaan diamankan oleh polisi.