Polda Jatim Terjunkan Tim Gabungan Usai Peristiwa Pembakaran Rumah di Jember

6 Agustus 2022 18:32
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimod untuk pengamanan terkait peristiwa teror pembakaran rumah dan beberapa kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu (6/8/2022). Foto: Polda Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimod untuk pengamanan terkait peristiwa teror pembakaran rumah dan beberapa kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu (6/8/2022). Foto: Polda Jatim
ADVERTISEMENT
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimob terkait dengan peristiwa teror pembakaran beberapa rumah warga di Dusun Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, beberapa hari yang lalu.
ADVERTISEMENT
Peristiwa teror itu terjadi di dua padukuhan yang ada di Dusun Baban Timur yakni Padukuhan Patungrejo dan Padukuhan Dampikrejo. Selain rumah, kendaraan roda dua dan empat juga ikut dibakar.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, kejadian ini hanya terjadi di dua padukuan dalam satu dusun di Desa Mulyorejo. Tidak sampai merembet ke dusun lainnya.
“Kami luruskan kerusuhan atau aksi teror itu terjadi di Dusun Baban Timur yakni Padukuhan Patungrejo dan Padukuhan Dampikrejo, tidak sampai merembet ke dusun lainnya. Jadi kerusuhan bukan terjadi se-Desa Mulyorejo, tapi dua padukuhan di satu dusun yang ada di desa Mulyorejo," ujar Dirmanto kepada wartawan, Sabtu (6/8).
Sudah ada tiga orang yang diamankan atas peristiwa itu. Dirmanto juga menyampaikan, polisi kini mengamankan satu orang tersangka lagi yakni Juri (55) warga Dusun Lekap, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.
ADVERTISEMENT
"Polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka atas nama Juri (55), warga Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi dan saat ini sedang diperiksa,” kata dia.
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimod untuk pengamanan terkait peristiwa teror pembakaran rumah dan beberapa kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu (6/8/2022). Foto: Polda Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimod untuk pengamanan terkait peristiwa teror pembakaran rumah dan beberapa kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu (6/8/2022). Foto: Polda Jatim
Ia menambahkan, polisi juga sudah membuat tiga posko. Yakni satu posko pengamanan di Dukuh Dampikrejo, satu posko pengamanan di Dukuh Patungrejo, dan satu posko pengamanan di batas dusun yang merupakan akses masuk ke Kalibaru.
"Menambah personel pengamanan dari Sat Samapta di lokasi dengan jumlah seluruhnya 40 personel. Serta dari personel Brimob sebanyak 60 personel dari Malang akan diterjunkan hari ini," terang dia.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Insiden pembakaran ini terjadi pada Jumat (5/8). Berdasarkan penyelidikan awal, Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto mengungkapkan aksi bernuansa teror ini merupakan aksi balas dendam.
Kejadian ini berawal ketika warga asal Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi bernama Suhar melapor telah dianiaya oleh Ali, warga Desa Mulyorejo. Ali pun ditangkap oleh polisi.
ADVERTISEMENT
Tanpa disangka-sangka, kerabat Suhar yang tidak terima atas pemukulan itu kemudian memilih jalur main hakim sendiri. Belakangan terbentuk massa yang bergerak melakukan balas dendam. Terjadilah pembakaran, perusakan, dan penjarahan di Desa Mulyorejo.
Suhartanto menyebut, massa teridentifikasi berasal dari Kalibaru dan sekitarnya. Sehingga dilakukan pengejaran oleh aparat ke wilayah tersebut.
"Jadi, perkara ini bermula dari adanya kasus penganiayaan, lalu ada aksi balasan. Indikasi orang-orang Kalibaru melaksanakan aksi balasan. Menyerang rumah pelaku penganiayaan dan keluarganya," urai Suhartanto.
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimod untuk pengamanan terkait peristiwa teror pembakaran rumah dan beberapa kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu (6/8/2022). Foto: Polda Jatim
zoom-in-whitePerbesar
Polda Jatim menerjunkan tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum dan Brimod untuk pengamanan terkait peristiwa teror pembakaran rumah dan beberapa kendaraan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Sabtu (6/8/2022). Foto: Polda Jatim
Sedikitnya ada 7 rumah terbakar, 7 unit kendaraan roda dua maupun roda empat yang dirusak dan dibakar massa. Selain itu, terjadi penjarahan harta benda maupun kebun kopi setempat.
Polres Jember telah menangkap 3 orang terkait dengan insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
"Dari proses penyelidikan, kami sementara ini sudah ada 3 orang yang diamankan. Terdiri dari dua saksi dan satu orang yang mengarah sebagai pelaku,” ungkap Kanit Pidum Polres Jember, Ipda Bagus Dwi Setiawan, Jumat (5/8).
Sebagian petugas kini dikerahkan untuk menjaga kawasan kejadian pembakaran. Bukan hanya polisi, melainkan juga dibantu dari TNI serta masyarakat.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020