kumparan
9 April 2019 21:14

Polda Kalbar Kawal Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Pontianak

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono, narkoba
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono. Foto: Dok. Polda Kalbar
Polda Kalimantan Barat telah mengidentifikasi 3 siswi SMA pelaku pengeroyokan terhadap siswi SMP berinisial AU (14) di Pontianak. Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menyebut, pemeriksaan dilakukan bersama lembaga perlindungan anak karena para pelaku masih di bawah umur.
ADVERTISEMENT
"Pelaku sudah diidentifikasi, ada 3 orang wanita. (Ketiganya) di bawah umur, tapi tetap kita periksa dengan didampingi lembaga perlindungan anak dan perempuan," ucap Didi kepada kumparan, Selasa (9/4).
Didi mengaku prihatin atas insiden penganiayaan tersebut. Ia menjamin, kasus itu akan ditangani dengan serius oleh Polda Kalbar.
"Pati kita kawal," tegasnya.
Kasus ini berawal saat korban yang tengah berada di kediaman kakeknya dijemput oleh salah satu siswi SMA pada 29 Maret 2019 lalu. Siswi tersebut meminta korban untuk mempertemukannya dengan kakak sepupu korban dan disanggupi oleh korban.
Setelah mereka bertemu kakak sepupu korban, rupanya siswi SMA itu tidak sendirian. Siswi SMA itu dan ketiga temannya menggiring korban dan kakak sepupu korban ke tempat yang sepi.
ADVERTISEMENT
Di lokasi tersebut, kakak sepupu korban kemudian terlibat baku hantam dengan salah satu oknum siswi SMA itu. Tak hanya itu, tiga teman siswi SMA itu juga melakukan penganiayaan terhadap korban hingga terluka secara psikis dan fisik.
Ibu korban menyebut, setidaknya ada tiga oknum siswi yang melakukan kontak fisik dengan korban. Namun, di lokasi tersebut, diduga terdapat delapan hingga 12 siswi lainnya yang menyaksikkan sambil tertawa tanpa ada upaya menolong.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan