Polda Metro Jaya Masih Telusuri Dugaan Pidana di Kasus Vaksinasi Helena Lim

16 Februari 2021 16:41
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Helena Lim. Foto: Youtube/Helena Lim
zoom-in-whitePerbesar
Helena Lim. Foto: Youtube/Helena Lim
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya masih menyelidiki ada tidaknya tindak pidana dalam kasus Helena Lim, terkait vaksinasi COVID-19 tahap pertama.
ADVERTISEMENT
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya juga sudah menerjunkan Inspektorat untuk menelusuri peristiwa ini. Dari hasil pemeriksaan, inspektorat menduga Helena Lim bukanlah pegawai, tapi pemilik.
"Masih penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/2).
Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa Helena Lim di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/2). Tekait hal ini Yusri belum mengetahui informasi terbaru soal pemeriksaan tersebut membahas apa saja.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memberikan keterangan saat rilis pengungkapan sejumlah kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memberikan keterangan saat rilis pengungkapan sejumlah kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
"Saya belum lihat tanya penyidik. Nanti saya cek dulu," ujarnya.
Helena bisa divaksinasi setelah mendapat surat keterangan dari pemilik apotek Bumi di kawasan Kebon Jeruk, untuk bisa vaksinasi. Padahal, Helena merupakan pemilik apotek.
Belajar dari kasus Helena Lim, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan akan memperketat data penerima vaksin agar sesuai dengan daftar urutan kelompok penerima vaksin yang ditetapkan Kemenkes.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020