kumparan
21 Des 2017 19:31 WIB

Polisi Australia: Penabrakan Mobil Melbourne Bukan Terorisme

Penabrakan di Melbourne, Australia. (Foto: Reuters/Luis Ascui)
Kepolisian tidak melihat adanya motif terorisme dalam aksi penabrakan di jalanan kota Melbourne hari ini, Kamis (21/12). Sebanyak 19 orang terluka dan dua orang ditahan dalam peristiwa ini.
ADVERTISEMENT
Peristiwa kali ini persis seperti Januari lalu, juga di Melbourne, yang menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 20 lainnya. Peristiwa itu juga bukan bermotifkan terorisme seperti berbagai insiden serupa di Eropa.
Penabrakan di Melbourne, Australia. (Foto: AFP/Mal Fairclough)
"Saat ini, kami tidak punya bukti atau info intelijen yang mengindikasikan adanya kaitan kasus ini dengan terorisme," kata Ketua Komisaris Polisi Shane Patton.
Patton mengatakan supir dalam peristiwa itu punya gangguan mental. Seorang yang ditahan lainnya adalah penumpang dalam mobil Suzuki SUV itu. Empat dari korban luka saat ini dalam keadaan kritis.
Insiden di jalan Flinders ini terjadi di tengah ramainya pejalan kaki jelang libur Natal. Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyampaikan ucapan belasungkawanya melalui Twitter.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan