kumparan
13 Desember 2019 17:17

Polisi Dalami Kasus Penipuan yang Menimpa Atlet MMA Sunoto

PTR, Atlet MMA Sunoto membuat laporan penipuan
Kuasa hukum, Atlet MMA Sunoto, Rian Hidayat, usai membuat laporan penipuan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (13/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Polisi telah menerima laporan penipuan yang menimpa atlet olahraga Mix Martial Art (MMA) Sunoto. Laporan yang menjerat anak pengusaha pertelevisian Alex Kumara, Adri Andika Kumara, itu masih didalami oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik belum bisa memastikan apakah kasus tersebut masuk ranah pidana atau tidak. Ia mengatakan, saat ini penyidik masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus yang terdaftar dengan nomor LP/8086/XII/2019/PMJ/Dit. Reskrimum itu
"Ini masih didalami dulu ya nanti akan mulai digelar. Ini LP-nya (laporan polisi) baru dibuat pagi tadi. Ini akan didalami dulu apakah unsur-unsurnya masuk, ada unsur penipuan seperti yang dipersangkakan nanti coba diserahkan ke Reskrimum," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (13/12).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: Ricky Febrian/kumparan
Menurut Yusri, penyidik sudah meminta keterangan empat orang saksi, termasuk pelapor. Namun, ia belum bisa menyampaikan berapa jumlah kerugian yang diderita Sunoto terkait kasus dugaan penipuan tersebut.
ADVERTISEMENT
"Belum (untuk kerugian). Belum sampai ke situ. Masih dikumpulkan dulu bukti-buktinya," kata Yusri.
Atlet MMA Sunoto membuat laporan penipuan
Atlet MMA Sunoto (tengah) didampingi kuasa hukumnya, Rian Hidayat usai membuat laporan penipuan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (13/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Yusri menjelaskan laporan yang dibuat Sunoto berawal dari acara bakti sosial yang digelar Oktober 2019. Fee yang seharusnya diterima Sunoto diduga dibawa kabur Adri.
"Di situ udah disepakati ada pembayaran, tetapi saat seharusnya harus dibayarkan sampai dengan ditunggu ternyata pembayarannya tidak masuk ke rekening yang bersangkutan. Ada indikasi memang dari via EO-nya udah dihubungi dan EO sudah melakukan pembayaran tetapi masuk di rekening terlapor," kata Sunoto.
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi penipuan Foto: Pixabay
Sementara itu, kuasa hukum Sunoto, Rian Hidayat, mengatakan, Adri memalsukan tanda tangan kliennya dalam sebuah surat yang menyatakan pembayaran fee melalui Adri. Namun, sayangnya Adri tidak kunjung menyerahkan uang tersebut ke Sunoto.
ADVERTISEMENT
""Klien saya ini atlet MMA, bela diri sudah level profesional. Pada intinya terkait dengan, sebenarnya kami melaporkan masalah (Pasal) 263 ayat 1, ayat 2 juga mengenai pemalsuan surat. Cuma karena suratnya dipegang sama, bukan aslinya di kita kan. Jadi ini rangkaian penipuan akhirnya masuknya adalah (Pasal) 378 (KUHP)," kata Rian usai membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (13/12).
kumparan masih berusaha untuk mendapatkan konfirmasi dari Adri Andika Kumara terkait hal ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan