kumparan
15 Agu 2019 10:19 WIB

Polisi Duga Ada Unsur Pemerasan dari Teror Bom Universitas Pattimura

Teror bom di Universitas Pattimura, Maluku. Foto: Dok. Istimewa
Polda Maluku masih mendalami ancaman teror bom di Universitas Pattimura, Maluku, di salah satu bagian dinding kampus. Ancaman teror tersebut bernada 'kami anggota teroris mengancam akan meledakkan bom di Universitas Pattimura dan semuanya. ISIS.'
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Roem Ohirat, mengatakan insiden ancaman teror juga sebelumnya pernah melanda sejumlah bank di Maluku.
“Masih dilakukan penyelidikan. Namun sebelumnya kasus yang sama pernah terjadi di Kota Ambon dengan sasaran beberapa bank swasta,” kata Roem kepada kumparan, Kamis (15/8).
Dari kasus-kasus teror bom sebelumnya, Roem menduga teror di kampus Pattimura juga memiliki hubungan yang sama, yakni motif pemerasan.
Meski begitu, Roem juga tidak menutup kemungkinan ada mahasiswa yang iseng. Sebab, beberapa saat sebelum tulisan ancaman muncul, sempat ada kegiatan pemilihan Dewan Mahasiswa.
“Pelakunya (dulu) berhasil ditangkap di mana motifnya pemerasan,” ujar Roem. “Tidak menutup kemungkinan (mahasiswa iseng),” sambungnya.
Tulisan bernada ancaman bom ini pertama kali ditemukan oleh satpam kampus pada Rabu (14/8) sekitar pukul 09.00 WITA. Setelah kejadian ini, polisi memperketat pengamanan di Universitas Pattimura.
ADVERTISEMENT
“Bertempat di Universitas Pattimura tepatnya di Ruang Tunggu Fakultas Ekonomi telah ditemukan tulisan bernada teror,” kata Roem lewat keterangan tertulisnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan