News
·
15 Januari 2021 0:20

Polisi Gagalkan Peredaran 26,9 Kg Sabu di Medan, Seorang Kurir Ditembak Mati

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polisi Gagalkan Peredaran 26,9 Kg Sabu di Medan, Seorang Kurir Ditembak Mati (70948)
Polisi saat mengungkap kasus 26,9 kilogram sabu di Kota Medan. Foto: Dok. Istimewa
Polrestabes Medan mengungkap peredaran sabu seberat 26,9 Kg. Total ada tiga pelaku ditangkap dan satu orang lainnya ditembak mati.
ADVERTISEMENT
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula saat polisi menangkap tiga tersangka di kamar Hotel Grand Central pada Senin (11/1) sekitar pukul 04.00 WIB.
Mereka adalah Eko Selamat Riadi (23), Reza Syahputra (20) dan Faisal Suri (20) yang merupakan warga Aceh.
“Polisi mengamankan 22 bungkus plastik berisikan narkotika golongan 1 seberat 1.900 gram,” ujar Martuani dalam paparannya, di RS Bhayangkara Medan.
Martuani menambahkan, rencananya sabu itu akan dibawa ke Jakarta dengan diselundupkan ke dalam sepatu.
Selanjutnya dari interogasi tiga pelaku, polisi menerima informasi di hari itu akan ada pria asal Surabaya menjemput sabu dengan jumlah besar di Kota Medan.
“Kebetulan yang berangkat ini (diketahui) dari Jawa Timur, dari Surabaya, MS (Mishbahus Surur). Dia ini akan membawa 25 Kg sabu yang ada di sini,” ujar Martuani.
ADVERTISEMENT
MS kemudian ditangkap di depan Hotel Garuda Plaza Medan sekitar pukul 18.00 WIB. Dari sana polisi menyita 25 Kg sabu.
Polisi Gagalkan Peredaran 26,9 Kg Sabu di Medan, Seorang Kurir Ditembak Mati (70949)
Ilustrasi tahanan. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Namun saat ditangkap, MS melawan sehingga terpaksa ditembak polisi hingga akhirnya tewas.
“Apabila dalam pelaksanaannya ada yang mengancam dan membahayakan jiwa petugas kami maka sesuai instruksi saya. Lakukan tindakan tegas keras dan terukur,” kata Martuani.
Dari penangkapan ini, polisi mengamankan 26,9 Kg sabu. Sedangkan tiga orang yang ditangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya, 20 tahun penjara.