kumparan
5 Juli 2018 13:43

Polisi Miskinkan Bos Pabrik Miras Oplosan yang Tewaskan 69 Orang

 Rumah pembuat miras oplosan
Rumah pembuat miras oplosan (Foto: vltrends.com)
Kepolisian Daerah Jawa Barat menjerat Samsudin Simbolon, bos miras yang menewaskan puluhan orang di Cicelengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan pasal tindak pidana pencucian uang. Seluruh aset Samsudin yang dihasilkan dari menjual miras selama delapan tahun disita polisi.
ADVERTISEMENT
Kepala Polda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, pihaknya telah menyita sejumlah aset milik Samsudin baik yang bergerak maupun tidak. Berdasarkan hasil penyidikan, Samsudin memilki sejumlah bidang tanah dan tabungan hasil dari menjual miras sejak 2010.
"Penyidik sita aset tidak bergerak ada tanah 5 bidang, rumah, ruko. Kemudian dari 5 bidang tanah tersebut ada kebun kelapa sawit 21 hektare," ujar Agung kepada wartawan di Bandung, Kamis (5/7).
 Rumah pembuat miras oplosan
Rumah pembuat miras oplosan (Foto: Iqbal Tawakal/kumparan)
Menurut dia, harta yang dimilki Samsudin berkolerasi dengan pekerjaannya memproduksi miras. Samsudin tidak memilki pekerjaan lain selain memproduksi miras oplosan.
"Murni mencari uang dari miras oplosan. Tersangka tidak punya pekerjaan tetap. Sudah ada indikasi aset dimiliki, dibeli, dari uang hasil tindak pidana. Ini efek jera buat pelaku pembuat miras," kata Agung.
ADVERTISEMENT
Samsudin telah ditetapkan sebagai tersangka kasus miras oplosan yang menewaskan 69 orang di Kabupaten Bandung. Miras oplosan tersebut diracik sendiri oleh Samsudin beserta para pegawainya di rumah miliknya, bilangan Cicalengka.
Berdasarkan keterangan polisi, dalam satu bulan, Samsudin meraup omzet sebanyak Rp 800 juta. Dari angka tersebut, ia mengais untung sebesar Rp 168 juta per bulan.
Rumah produksi miras oplosan
Rumah produksi miras oplosan (Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan