Kumparan Logo
unjuk rasa menolak UU KPK dan RUU KUHP di Kendari
Sejumlah mahasiswa pendemo menolak UU KPK dan RUU KUHP menarik sepeda motor dan merusaknya dari gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara setelah menjebol pagar, Kendari.

Polisi Selidiki Dugaan Mahasiswa di Kendari Tewas karena Tertembak

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah mahasiswa pendemo menolak UU KPK dan RUU KUHP menarik sepeda motor dan merusaknya dari gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara setelah menjebol pagar, Kendari. Foto: ANTARA FOTO/Jojon
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah mahasiswa pendemo menolak UU KPK dan RUU KUHP menarik sepeda motor dan merusaknya dari gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara setelah menjebol pagar, Kendari. Foto: ANTARA FOTO/Jojon

Demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kendari, berujung ricuh. Bahkan, seorang mahasiswa bernama Randi tewas. Polda Sulawesi Tenggara terus menelusuri Randi yang tewas diduga karena tertembak.

“Benar ada yang meninggal, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap hal tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Golden Hart saat dihubungi, Kamis (26/9).

Golden enggan menjelaskan lebih lanjut soal jenis peluru yang diduga tertanam di dada kanan Randi. Dia ingin menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

“Direncanakan akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebabnya,” ujar Golden.

Korban tewas dalam unjuk rasa di Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). Foto: Dok. Istimewa

Sebagaimana diketahui, satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Haluoleo (UHO), Kendari, Randi (22), tewas saat demonstrasi menolak sejumlah RUU kontroversial di Kantor DPRD Sultra, Kamis (26/9).

Dari rekaman video yang diperoleh kendarinesia, korban Randi yang mengenakan baju dan celana hitam itu tampak tak sadarkan diri saat sejumlah rekannya mengangkatnya.

kumparan post embed

Lalu, Randi dinaikkan dalam sebuah mobil pikap dan dibawa menuju RSAD Dokter Ismoyo, atau yang lebih dikenal dengan nama Rumah Sakit Korem.

Informasi yang dihimpun, Randi tiba di RS Korem sekitar pukul 15.30 WITA dan sempat dilakukan perawatan di UGD RS Korem.