Polisi Tetapkan 22 Tersangka di Kasus Kerusuhan di Yahukimo Papua

6 Oktober 2021 16:45
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi Tetapkan 22 Tersangka di Kasus Kerusuhan di Yahukimo Papua (94)
searchPerbesar
Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi. Foto: Dok Divisi Humas Polri
Kerusuhan antara Suku Yali dan Suku Kimyal di Distrik Dekai, Kab. Yahukimo telah menelan korban jiwa 6 orang tewas dan 41 luka-luka. Konflik itu terjadi pada Minggu (3/10) lalu.
ADVERTISEMENT
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, dari hasil penyelidikan polisi menetapkan 22 orang sebagai tersangka.
“Untuk penanganan kasusnya penyidik sudah proses penyidikan menetapkan 22 tersangka,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/10).
Rusdi menyebut, kondisi di Distrik Dekai saat ini sudah kondusif. Namun, masih terdapat 3.609 warga yang mengungsi di kantor polisi, gereja, dan markas TNI.
“Masih ada warga mengungsi meminta perlindungan. Tercatat 3.609 masih berlindung di 3 tempat, Mapolres, Gereja, Koramil. Masih kita beri perlindungan keamanan di sana,” ujar Rusdi.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan, sekelompok orang dari Suku Kimyal menyerang Suku Yali. Penyebabnya diduga terkait kabar meninggalnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup.
ADVERTISEMENT
Kabar duka tersebut dikaitkan dengan hal tertentu sehingga terjadi penyerangan. Namun polisi belum mau mengungkapnya.
“Aksi penyerangan tersebut terjadi terkait berita duka yang diterima oleh masyarakat Suku Kimyal atas meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup M.A,” kata Kamal lewat keterangannya, Senin (4/10).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020