Polisi Usul Planter Box Dicopot, Tak Ada Lagi Jalur Sepeda Permanen di Jakarta?

9 Mei 2021 14:12 WIB
comment
25
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pesepeda melintasi jalur khusus sepeda yang telah diberikan pembatas jalur permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (24/2).  Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pesepeda melintasi jalur khusus sepeda yang telah diberikan pembatas jalur permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (24/2). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Jakarta baru saja mulai membuat jalur sepeda permanen, diawali dengan di Jalan Sudirman. Belum juga satu tahun, jalur sepeda permanen ini sudah terancam hilang.
ADVERTISEMENT
Keberadaan planter box merupakan tanda bahwa jalur sepeda di lokasi itu merupakan permanen. Sebelumnya, jalur sepeda hanya dipisahkan menggunakan cone atau berbeda dasar cat di aspal.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menilai planter box yang membedakan jalur sepeda permanen dan bergabung dengan kendaraan lain harus diganti. Sebab, saat ini benda yang jadi alat pemisah jalur khusus tersebut terbuat dari beton yang dapat mengakibatkan fatalitas saat terjadi kecelakaan.
"Jadi kerusakannya itu, crash-nya lebih besar dan ini sudah terbukti ada dua kali kecelakaan lalin begitu tabrak planter box kerusakannya lebih besar," kata Fahri saat dikonfirmasi, Minggu (9/5).
Mobil tabrak pembatas jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
Meski begitu, ia mengakui penyebab kecelakaan bukan keberadaan planter box. Tapi, dampaknya yang berbahaya bagi pengendara lain harus menjadi pertimbangan.
ADVERTISEMENT
Penggantian planter box juga dinilai lebih penting untuk saat ini dibanding membahas eksistensi jalur sepeda permanen.
"Jadi kalau saya ditanya apakah dalam waktu dekat jalur sepeda permanen itu ditiadakan, jawaban saya yang terdekat adalah mengganti dulu planter box itu dengan bahan yang lebih lunak," kata Fahri.
Pesepeda melintasi jalur khusus sepeda yang telah diberikan pembatas jalur permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (24/2). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Menurut Fahri, saran menggunakan pembatas jalur dengan benda lebih lunak sudah disampaikan saat FGD beberapa waktu lalu. Hal itu masuk dalam 4 saran yang diajukan Subdit Gakkum yang salah satunya adalah safety.
"Jadi jalur sepeda itu harus buat aman penggunanya misalkan tidak ada rintangan, hambatan. Terbuat dari bahan tidak keras sehingga begitu saat terjadi crash, benturan tidak menyebabkan fatalitas," kata Fahri.