Politikus PDIP: Demokrat Plintat-plintut di Pilpres 2019

11 September 2018 12:44
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Politikus PDIP: Demokrat Plintat-plintut di Pilpres 2019 (5029)
zoom-in-whitePerbesar
Anggota DPR RI Komisi III, Masinton Pasaribu. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
ADVERTISEMENT
Sikap politik dua kaki Partai Demokrat yang membiarkan para kader di bawahnya mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf, menuai reaksi dari beberapa elite parpol lainnya.
ADVERTISEMENT
Politikus PDIP Masinton Pasaribu menilai kondisi Demokrat tersebut membuktikan ketidaktegasan kepemimpinan yang ada di internal Demokrat. Dia heran Demokrat membiarkan kader mendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Pertama sikap politik Demokrat ini kan yang diambil DPP ini kan tidak sinkron dengan aspirasi di bawah. Sehingga ketidaksinkronan sikap politik dukungan terhadap capres-cawapres di tingkat DPP Demokrat mendatangkan sikap berbeda di tingka DPD, " kata Masinton kepada wartawan, Minggu (11/9).
"Kemudian tidak sinkron ditambah dengan sikap politik Partai Demokrat yang juga tidak tegas bermain dua kaki membiarkan itu kan di dua kaki," lanjutnya.
Menurut Masinton, dukungan Partai Demokrat yang sebagian ke Jokowi-Ma'ruf, tak serta merta memberikan keuntungan alias tak akan menambah suara secara signifikan. Hal itu karena masyarakat justru dibuat bingung dengan sikap partai besuta SBY itu.
ADVERTISEMENT
"Ya karena dukungan itu kan tidak full, karena di dua kaki gitu. Itu kan membingungkan masyrakat kemana gitu? Enggak jelas kelaminya gitu," ucap poiltikus asal DKI itu.
Ia menyatakan Demokrat harus mendukung Jokowi-Ma'ruf secara keseluruhan, sebagaimana dukungan dukungan parpol koalisi Jokowi-Maruf lain. "Ini kan plintat-plintut. Kalau enggak gitu Demokrat kan namannya," sindirnya..
DPP Demokrat sebenarnya mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Namun, belakangan ini mereka akan memberikan dispensasi untuk DPD di beberapa daerah khususnya di Papua untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf. Setidaknya ada 7 DPD yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020