News
·
24 Februari 2021 11:44

Politikus PDIP Optimistis Corona Berakhir Awal 2022 Sesuai Prediksi WHO

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Politikus PDIP Optimistis Corona Berakhir Awal 2022 Sesuai Prediksi WHO (32266)
Warga melintas di depan mural bertema menjaga jarak di Kemplayan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/2/2021). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Direktur WHO Regional Eropa, Hans Klunge, memprediksi pandemi corona akan berakhir awal 2022. Sementara Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo menargetkan Indonesia bebas dari pandemi corona pada 17 Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menilai cukup optimistis prediksi tersebut bisa terwujud. Sebab, selama ini berbagai upaya sudah dilakukan, mulai penerapan protokol kesehatan hingga vaksinasi demi menekan angka penyebaran COVID-19.
"Kita akan semakin optimis. Optimisme akan menambah keyakinan bersama ini. Loh WHO sudah mengeluarkan perkiraan tentu kita sambut semua pihak bahwa kita dunia akan menang dengan catatan yang sudah disampaikan WHO seperti protokol kesehatan, vaksinasi," kata Rahmad, Rabu (24/2).
"Harus kita sambut dengan baik dan penuh semangat bahwa kita bisa mengendalikan COVID-19," tambahnya.
Politikus PDIP Optimistis Corona Berakhir Awal 2022 Sesuai Prediksi WHO (32267)
Warga melintas di depan mural bertema COVID-19 di Kemplayan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/2/2021). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Anggota DPR Fraksi PDIP ini menyebut perkiraan WHO itu berdasarkan alat ukur. Di antaranya menurunnya angka penularan secara global dan usaha yang dilakukan dunia untuk mengatasi pandemi ini.
ADVERTISEMENT
"Itu kan pasti ada indikator dan alat ukurnya. Satu, tren di dunia saat ini juga mengalami penurunan. Kedua juga herd immunity akan mulai terbentuk setelah vaksinasi dijalankan," ujarnya.
Pun dengan kebijakan di dalam negeri seperti penerapan PPKM skala mikro, program vaksinasi yang memasuki tahap II, hingga penerapan protokol kesehatan yang terus dijalankan secara menyeluruh.
"Jadi ini kita pantas semakin optimis. Apalagi juga Pak Doni menyampaikan bulan Agustus membuat jadi istimewa buat seluruh bangsa dengan kita bisa mengendalikan," ujarnya.
Meskipun bukan berarti Indonesia bebas dari kasus COVID, Rahmad berharap kasus aktif di Indonesia pada Agustus menurun. Sehingga jumlah kasus positif bisa dikendalikan dan jumlah masyarakat yang sembuh semakin banyak.
"Artinya paling tidak kasus yang aktif COVID-19 bisa menurun drastis bukan dari jumlah secara keseluruhan nanti, tapi yang sembuh juga banyak sekali, positif sudah bisa kita kendalikan," pungkasnya.
ADVERTISEMENT