News
·
19 November 2020 15:58

Polres Jakarta Utara Ringkus Guru Silat Yang Cabuli 2 Anak Didiknya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polres Jakarta Utara Ringkus Guru Silat Yang Cabuli 2 Anak Didiknya (189216)
Polres Jakarta Utara ungkap kasus pencabulan guru silat terhadap murid. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara
Polisi meringkus NK (40), seorang guru silat di kawasan Jakarta Utara yang mencabuli dua anak didiknya, FW (18) dan AFF (14). NK mengelabui dua muridnya tersebut dengan iming-iming penyempurnaan kekuatan silat.
ADVERTISEMENT
"Iming-iming atau lain yang pertama apabila kedua murid ini akan menyempurnakan ilmunya maka kedua korban harus menuruti apa yang diperintahkan oleh gurunya," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Sudjarwoko, kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (19/11).
Polres Jakarta Utara Ringkus Guru Silat Yang Cabuli 2 Anak Didiknya (189217)
Polres Jakarta Utara ungkap kasus pencabulan guru silat terhadap murid. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara
Sudjarwoko menjelaskan, NK menakuti dua muridnya akan kerasukan roh Embah Gimbal, jika keinginannya tidak dituruti. NK juga berdalih melakukan pengecekan keperawanan. NK menyebut, jika keinginannya dipenuhi maka keperawanan dua muridnya ini bisa kembali.
"Maka konsekuensinya nanti apabila sudah disuguhi berkali-kali keperawanan itu bisa kembali seperti sedia kala," kata Sudjarwoko.
Atas modus tersebut, NK berhasil menyetubuhi dua muridnya hingga 10 kali.
Polres Jakarta Utara Ringkus Guru Silat Yang Cabuli 2 Anak Didiknya (189218)
Polres Jakarta Utara ungkap kasus pencabulan guru silat terhadap murid. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara
Peristiwa ini sebenarnya terjadi pada September tahun lalu. Kasus mulai terbongkar saat orang tua korban melaporkan peristiwa ini ke kepolisian. Maka, Satreskrim Jakarta Utara dan Unit PPA Jakarta Utara bergerak melakukan penangkapan.
ADVERTISEMENT
NK dijerat dengan pasal perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Polres Jakarta Utara Ringkus Guru Silat Yang Cabuli 2 Anak Didiknya (189219)
Polres Jakarta Utara ungkap kasus pencabulan guru silat terhadap murid. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara
"Ancaman pasal yaitu Pasal 81 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun," tutup Sudjarwoko.
Sementara itu, polisi telah mengumpulkan barang bukti pada kasus ini salah satunya adalah hasil visum et repertum, pakaian silat dari korban, serta pakaian dalam dari kedua korban.