kumparan
2 Juli 2018 18:45

Polri Buru KKSB yang Tembak Anggota Brimob di Papua

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan)
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata menembak speedboat yang membawa logistik Pilkada Serentak 2018 yang dijaga oleh anggota Brimob di Kabupaten Nduga, Papua, 27 Juni lalu. Polri hingga kini masih memburu pelaku.
ADVERTISEMENT
"Saya juga menyatakan ini kemarin, Brimob sudah dikirim ke sana. Kita juga tunggu hasilnya saperti apa. Teman-teman jangan membayangkan itu, itu seperti di kota-kota," kata Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (2/7).
Meski begitu, Setyo mengakui anggotanya terkendala kondisi geografis serta pemahaman wilayah yang menjadi basis KKSB tersebut.
"Itu daerahnya berat, luas hutannya lebat itu agak susah dan mereka tahu persis mereka sehari-hari di situ. Sementara anggota ini bukan anggota yang tinggal di situ. Lama kita memerlukan waktu lah," lanjut dia.
Meskipun sudah menewaskan beberapa personel Polri serta masyarakat sipil, Setyo belum mengelompokkan KKSB sebagai bagian dari teroris.
"Kita yang penting mengejar mereka kita dapatkan kita proses. Kalau saya katakan mirip ya mirip (teroris), kalau tidak ya tidak," ucap Setyo.
ADVERTISEMENT
Yang mirip menurut Setyo adalah serangannya yang mendadak. "Kalau tidak, mereka punya motif-motif yang lebih daripada politik jadi sementara kita asumsikan mereka KKSB dulu," tegasnya.
Setyo berharap kelompok ini segera ditangkap dan Papua kembali kondusif. Untuk itu Polri terus melakukan penambahan pasukan dan menyusun strategi di lapangan.
"Mohon doa restu saja, kita masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pada mereka, tapi kita sudah tahu mereka bawa berapa senjata-senjata laras panjang dan laras pendek berapa kita sudah tahu," tutur Setyo.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan