News
·
28 Oktober 2018 9:54

Polri: Jelang Pemilu, Masyarakat Harus Jaga Kondusifitas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polri: Jelang Pemilu, Masyarakat Harus Jaga Kondusifitas (10842)
Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Polri mengatakan jelang Pemilu dan Pilpres pada 2019 mendatang, situasi dan tensi persaingan semakin meningkat. Masyarakat diminta untuk tetap menanhan diri jangan sampai merusak sistem demokrasi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
"Memang melihat kontestasi pemilu ini, eskalasinya sudah cukup meningkat dari minggu ke minggu. Ini tetap harus dijaga kondisinya, kondusifitasnya karena pemilu itu merupakan puncak dari demokrasi," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Minggu (28/10).
Salah satu contohnya adalah polemik pembakaran bendera HTI hingga pengibaran bendera HTI oleh sejumlah kelompok masyarakat di beberapa daerah yang saat ini menjadi isu nasional yang dibicarakan oleh seluruh elemen masyarakat. Dedi meminta masyarakat agar tidak mengikuti kegiatan itu.
"Ya (jangan terpancing) harus tetap jaga kondusifitas, kedamaian, dan keamanan bersama," ucap Dedi.
Selain itu Dedi meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan sampai karena informasi yang tidak jelas yang bertebaran di media sosial merusak persatuan bangsa dan mencederai demokrasi.
ADVERTISEMENT
"Masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa itu yang pertama dan penting. Kemudian jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan di media sosial, jangan ternodai oleh tindakan-tindakan yang anarkis yang merugikan bangsa ini," ucap Dedi.