kumparan
10 Januari 2019 12:14

Polri Optimistis Bisa Ungkap Pelaku Teror Bom di Rumah 2 Pimpinan KPK

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Kediaman dua pimpinan KPK yaitu Agus Rahardjo dan Laode M Syarif diteror dengan bom pada Rabu (9/1) dini hari. Kasus teror juga pernah dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan, namun hingga kini siapa pelakunya, polisi belum berhasil diungkap.
ADVERTISEMENT
Karopenmas Divis Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan Polri sangat serius mengungkap kasus teror bom tersebut. Ia mengatakan, Polri telah membentuk tim khusus dibantu Densus 88 untuk mengungkap dua penemuan bom ini.
“Insyaallah kita optimistis bisa kita ungkap secara jelas. Insyaallah dengan tim yang sudah dibentuk secara komprehensif,” kata Dedi di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (10/1).\
Selain itu, Dedi menyebut penyidik telah menyita rekaman CCTV dari kedua pimpinan KPK terkait kasus bom ini. Namun, penyidik baru memeriksa pada hari ini di Puslabfor Polri.
“Siang ini tim melakukan secara komprehensif. Belum bisa disebutkan,” jelasnya.
Di sisi lain, Dedi mengatakan, Polri juga masih berupaya mengungkap kasus penyerangan yang dialami Novel Baswedan pada April 2017 silam. Hingga saat ini penyidik mengalami kesulitan karena insiden penyerangan menggunakan teknik hit and run.
ADVERTISEMENT
Penemuan bom di rumah dua pimpinan KPK ini terjadi pada Rabu (9/1) dini hari. Menurut keterangan dari Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, benda yang ditemukan di kediaman Agus Rahardjo merupakan bom palsu (fake bomb).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan