Kumparan Logo
Argo Yuwono saat memberi keterangan pers
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberi keterangan pers soal surat jalan Djoko Tjandra.

Polri: Rekonstruksi Polisi vs Laskar FPI Bukan Rekayasa

kumparanNEWSverified-green

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberi keterangan pers soal surat jalan Djoko Tjandra. Foto: POLRI
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberi keterangan pers soal surat jalan Djoko Tjandra. Foto: POLRI

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan rekonstruksi yang dilakukan penyidik pada Senin (14/12) bukan rekayasa. Sebanyak 58 adegan yang diperankan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil serangkaian penyidikan dari kasus bentrok polisi-pengawal Rizieq.

"Reka adegan ini bukan rekayasa. Rekonstruksi ini adalah hasil BAP, olah TKP dan bukti petunjuk yang ada. Ini juga diperkuat keterangan 26 orang saksi dari 3 TKP," kata Argo kepada wartawan usai rekonstruksi, Senin (14/12).

Rekonstruksi dilakukan mulai pukul 00.35 WIB hingga sekitar pukul 04.00 WIB. Ada empat TKP yang didatangi petugas untuk rekonstruksi.

TKP 1 di Jalan Interchange Karawang tepatnya depan Novotel Karawang. Di sana ada 9 adegan yang diperankan oleh pemeran pengganti baik petugas maupun pelaku.

Penembakan pertama kali terjadi di lokasi itu. Namun tidak ada korban jiwa.

Kemudian TKP 2 di jembatan Badami ada 9 adegan. Di sana penembakan kembali terjadi. Dua orang pengawal Rizieq terluka dan tewas.

TKP ketiga di rest area 50 Tol Jakarta-Cikampek. Ada 31 adegan yang dilakukan. Di sana dua pelaku diketahui tewas. Empat laskar lainnya menyerah.

Sementara TKP keempat ada 14 adegan yang dilakukan dalam mobil di KM 50-51.200. di dalam mobil itu keempat pengawal Habib Rizieq ditembak polisi karena mencoba mengambil senjata petugas.

***

Saksikan video menarik di bawah ini.