konferensi pers kasus kebakaran di Kejaksaan Agung

Polri soal Pengadangan Laskar FPI di Petamburan: Ini Negara Hukum

2 Desember 2020 15:42
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan kepada wartawan terkait gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan kepada wartawan terkait gelar perkara kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Polri menyesalkan adanya upaya penghalangan dari Laskar Front Pembela Islam (FPI) saat penyidik dari Polda Metro Jaya mengantarkan surat pemanggilan ke-2 di kediaman Habib Rizieq Syihab.
ADVERTISEMENT
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Indonesia merupakan negara hukum yang harus dipatuhi oleh setiap orang. Tidak ada pihak manapun yang dapat pengecualian.
“Untuk pemanggilan. Gini ya. Dari awal berdirinya negara kita sepakat ini sama-sama sepakat negara kita negara hukum. Saya pikir semua harus tahu bahwa kita harus tunduk pada hukum tanpa pengecualian,” kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/12).
Penyidik Polda Metro Jaya mendatangi rumah Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Penyidik Polda Metro Jaya mendatangi rumah Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Foto: Dok. Istimewa
Awi menuturkan, pemanggilan terhadap Habib Rizieq merupakan bagian dari penerapan negara hukum. Bila bersalah, sudah seharusnya bersikap sportif dan menjalani proses hukum dengan baik.
“Kita harus sama-sama tegakkan. Kalau yang bersangkutan melakukan pelanggaran hukum tentunya ya harusnya sportif,” ujar Awi.
Dari informasi kumparan, penyidik dari Polda Metro Jaya diduga dihalangi massa Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat. Penyidik tersebut hendak mengantarkan surat pemanggilan kedua.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten