Populer: 4 Negara Daftarkan Kebaya ke UNESCO; Sule Terancam 5 Tahun Bui

25 November 2022 8:16
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sule di sidang cerai perdananya dengan Nathalie Holscher, di Pengadilan Agama Cikarang, Rabu (20/7/2022).Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sule di sidang cerai perdananya dengan Nathalie Holscher, di Pengadilan Agama Cikarang, Rabu (20/7/2022).Foto: Giovanni/kumparan
ADVERTISEMENT
Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Kamis (24/11). Mulai dari Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei akan daftarkan kebaya ke warisan UNESCO hingga Sule dkk Terancam 5 Tahun Penjara.
ADVERTISEMENT
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan berita terkini di hari kemarin, kumparan merangkum lima berita populer berikut. Apa saja?

Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei Akan Daftarkan Kebaya ke Warisan UNESCO

Ilustrasi Kebaya Ncim. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kebaya Ncim. Foto: Shutterstock
Empat negara Asia Tenggara akan mendaftarkan kebaya dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO. Keempat negara tersebut adalah Singapura, Brunei, Malaysia, dan Thailand.
Dewan Warisan Nasional Singapura (NHB) pada Kamis (24/11) mengatakan, kebaya akan menjadi nominasi multinasional pertama Singapura ke UNESCO. Pendaftaran kebaya akan dilakukan pada Maret 2023.
CEO NHB Chang Hwee menambahkan, kebaya adalah aspek sentral pada tampilan warisan budaya dan identitas warga Melayu, peranakan, dan warga lain Singapura.
"Ini merupakan bagian integral dari warisan kami sebagai kota pelabuhan multibudaya dengan hubungan lintas Asia Tenggara dan dunia," sambung dia.
ADVERTISEMENT
Upaya bersama mendaftarkan kebaya ternyata sudah dibahas keempat negara ini sepanjang 2022. Bahkan sejumlah rangkaian rapat kerja telah dibahas yang dikoordinasikan oleh Malaysia.
UNESCO akan menilai nominasi berdasarkan beberapa faktor. Termasuk seberapa baik keempat negara memastikan promosi dan transmisi praktik terkait kebaya.
Hasil nominasi UNESCO akan diumumkan pada akhir 2024.

Peneliti Pakai AI buat Prediksi Siapa Juara Piala Dunia 2022, Ini Hasilnya

Ilustrasi Trophy Piala Dunia 2022 Qatar. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Trophy Piala Dunia 2022 Qatar. Foto: Shutterstock
Pernah dengar cerita gurita Paul yang namanya selalu melambung setiap gelaran Piala Dunia? Dia adalah salah satu hewan yang sering memprediksi negara mana yang bakal keluar menjadi juara.
Di Piala Dunia 2022 kali ini, giliran artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang akan meramal negara mana yang keluar sebagai juara. Peneliti dari Alan Turing Institute telah menciptakan model AI canggih yang diklaim mampu memprediksi hasil Piala Dunia 2022 yang saat ini berlangsung di Qatar.
ADVERTISEMENT
Untuk melakukan prediksi, mereka mengumpulkan data yang dikompilasi dengan data dari GitHub martj42, data yang menunjukkan hasil dan statistik setiap pertandingan internasional sejak 1872. Selain menggunakan data-data hasil pertandingan, peneliti juga memasukkan peringkat resmi FIFA ke dalam model AI supaya prediksi bisa lebih akurat.
Hasilnya, Brasil diprediksi menjadi negara berpeluang besar menjuarai Piala Dunia 2022 Qatar, yakni sebesar 25 persen, disusul oleh Belgia dan Argentina. Sementara Prancis ada di posisi keempat dan Inggris di urutan kelima, diikuti oleh Spanyol, Belanda, Denmark, Portugal, dan Kroasia.

Anwar Ibrahim Perdana Menteri Baru Malaysia

Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim melambai kepada fotografer saat ia tiba di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia 24 November 2022. Foto: Fazry Ismail/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim melambai kepada fotografer saat ia tiba di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia 24 November 2022. Foto: Fazry Ismail/Pool via REUTERS
Anwar Ibrahim ditunjuk sebagai Perdana Menteri Malaysia. Ini adalah kali pertama Anwar menduduki jabatan kepala pemerintahan.
Kabar mengenai penunjukan Anwar disampaikan Istana Kerajaan Malaysia pada Kamis (24/11). Ia akan disumpah di depan Raja Malaysia pada pukul 17.00 waktu setempat, demikian dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
Penunjukan Anwar dilakukan usai Malaysia menggelar pemilu dini pada akhir pekan lalu. Pada pemilu itu tidak ada koalisi yang bisa merebut kursi mayoritas.
Setelah berbagai perundingan, Raja Malaysia Abdullah dari Pahang akhirnya mengambil peran untuk menunjuk siapa yang akan jadi Perdana Menteri.

Hakim Ceramahi Kodir ART Sambo soal CCTV Duren Tiga: Aneh Kamu Itu

Saksi-saksi di persidangan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022). Foto: Jamal  Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Saksi-saksi di persidangan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Diryanto alias Kodir, asisten rumah tangga Ferdy Sambo, kembali menjadi sorotan. Kali ini masih terkait dengan CCTV di rumah Duren Tiga yang menjadi lokasi pembunuhan Brigadir Yosua.
Yosua tewas ditembak oleh Richard Eliezer atas perintah Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 di rumah dinas Kadiv Propam itu. Terdapat CCTV di dalam rumah tersebut. Namun, CCTV itu disebut sudah rusak sejak 15 Juni 2022.
ADVERTISEMENT
Awalnya, hakim mengkonfirmasi soal pihak yang mengurus soal CCTV dan mengontrolnya setiap hari.
"Saya, Pak," jawab Kodir yang hadir sebagai saksi untuk terdakwa AKP Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/11).
Hakim kemudian panjang lebar menceramahi Kodir. Terlebih, meski rusak dari 15 Juni 2022, akan tetapi CCTV masih belum berfungsi saat peristiwa pada 8 Juli 2022.
Kodir sempat menerangkan bahwa ia sempat pergi dari rumah Duren Tiga ke rumah Saguling pada 8 Juli 2022 sebelum peristiwa penembakan. Namun, ia pergi tanpa mengunci rumah Duren Tiga dengan alasan aman ada CCTV.
Keterangan itu menjadi kontradiktif dengan kesaksian bahwa CCTV di Duren Tiga sudah rusak sejak 15 Juni 2022. Ia kemudian berdalih bahwa hanya keluar rumah sebentar saja, serta yang dimaksud tidak dikunci ialah pagar bagian depan.
ADVERTISEMENT

Sule hingga Budi Dalton Terancam 5 Tahun Penjara atas Dugaan Penistaan Agama

Sule hadir di sidang cerai perdana PA Cikarang, Rabu (20/7). Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sule hadir di sidang cerai perdana PA Cikarang, Rabu (20/7). Foto: Giovanni/kumparan
Komedian Sule, Budi Dalton, dan Sasongko Wijanarko alias Mang Saswi dipolisikan terkait kasus dugaan penistaan agama. Mereka dilaporkan oleh Syahrul Rizal yang mengaku mewakili AMPERA (Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah).
Ketiganya dilaporkan ke polisi terkait ucapan Budi yang menyebutkan, "Miras, Minuman Rasulullah," dalam sebuah video yang viral di TikTok.besar
Atas laporan itu, Sule, Budi Dalton, dan Mang Saswi disangkakan dengan sejumlah pasal. Bukan hanya dituduh melakukan penistaan agama, mereka juga dinilai telah melanggar sejumlah pasal UU ITE.
Terkait sejumlah pasal tersebut, ketiganya terancam hukuman lima tahun penjara.
"(Ancaman hukuman) di atas lima tahun penjara," ucap Syahrul.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020