Populer: Komnas HAM Marahi Penyidik soal CCTV; Roy Suryo Ditahan

6 Agustus 2022 6:21
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Kamis (16/6/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Kamis (16/6/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan
ADVERTISEMENT
Deretan peristiwa penting dan menarik terjadi pada Jumat (5/8/2022). Mulai dari Komnas HAM yang marahi penyidik soal CCTV di kasus tewasnya Brigadir Yosua hingga eks Menpora Roy Suryo ditahan oleh polisi.
ADVERTISEMENT
Bagi Anda yang tak sempat mengikuti perkembangan isu kemarin, kumparan telah merangkumnya dalam lima berita populer berikut ini.

Luhut Usul UU TNI Diubah, Anggota Ditugaskan di Kementerian/Lembaga

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan istri, berdialog dan memberi pengarahan kepada siswa baru SMA Unggulan DEL. Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan istri, berdialog dan memberi pengarahan kepada siswa baru SMA Unggulan DEL. Foto: Instagram/@luhut.pandjaitan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sudah lama mengusulkan perubahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam acara Silatnas PPAD di Sentul, Jumat (5/8), ia merasa TNI perlu ditugaskan di kementerian/lembaga atas permintaan institusi dan persetujuan Presiden.
“Itu sebenarnya akan banyak membantu, tidak perlu banyak bintang-bintang yang tidak perlu di angkatan darat, jadi angkatan darat bisa lebih efisien,” imbuh Luhut.

Komnas HAM Marah ke Penyidik: Jangan Bohong tentang CCTV

CCTV di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
CCTV di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, meminta kepada penyidik untuk tidak berbohong mengenai CCTV dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua.
ADVERTISEMENT
“Jadi ini semua tergantung pada CCTV dan saksinya. Saya katakan di awal kalau Anda baca berita, nonton TV, sebenarnya saya marah, saya akan lapor ke presiden, itu ancaman bahasa saya untuk mengatakan, 'hei kalian jangan bohong tentang CCTV!" kata Taufan dalam acara diskusi virtual bertajuk Menguak Kasus Penembakan Brigadir J, pada Jumat (5/8).

Temuan Komnas HAM yang Jauh Berbeda dengan Keterangan Awal Polri

Garis polisi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Komnas HAM menemukan sejumlah fakta yang berbeda dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Fakta yang didapat dari hasil penyelidikan Komnas HAM itu berbeda dari keterangan awal Polri soal kejadian.
Menurut Ketua Komnas HAM Taufan Damanik pada Jumat (5/8), Yosua tak menodongkan senjata pada saat kejadian. Pihak Komnas HAM juga belum yakin sama sekali soal isu dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir Yosua ke istri Irjen Ferdy Sambo.
ADVERTISEMENT

Polisi Tangkap Manajer Artis Berinisial MID Terkait Narkoba

Mohammad Ikhsan Doddyansyah, manajer Bunga Citra Lestari atau BCL. Foto: Instagram/@doddyansyah
zoom-in-whitePerbesar
Mohammad Ikhsan Doddyansyah, manajer Bunga Citra Lestari atau BCL. Foto: Instagram/@doddyansyah
Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seseorang berinisial MID pada Rabu (3/8) dini hari. Penangkapan MID terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.
Awalnya, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal belum bersedia mengungkap siapa MID. Belakangan diketahui MID adalah Mohammad Ikhsan Doddyansyah, manajer artis Bunga Citra Lestari.

Roy Suryo Ditahan Terkait Kasus Meme Stupa

Roy Suryo usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Roy Suryo usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/7/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Polda Metro Jaya memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap eks Menpora Roy Suryo usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus meme stupa yang diedit mirip Presiden Jokowi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan pada Jumat (5/8) menjelaskan penahanan terhadap Roy dilakukan untuk mencegahnya kabur.
“Hal ini dilakukan karena ada khawatir dari penyidik menghilangkan barang bukti dan sebagainya tertuang dalam Pasal 21 Ayat 1 KUHAP,” jelas Zulpan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020