News
·
14 Januari 2021 12:41

PPATK: Penggalangan Dana Terorisme Marak di Medsos, Disalurkan ke Irak-Suriah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
PPATK: Penggalangan Dana Terorisme Marak di Medsos, Disalurkan ke Irak-Suriah (50196)
Ilustrasi Terorisme. Foto: Shutter Stock
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus menelusuri dan memutus aliran dana untuk kegiatan terorisme. Sebab kegiatan terorisme yang masih muncul tak lepas dari sokongan dana yang terus mengalir.
ADVERTISEMENT
Kepala PPATK, Dian Ediana Rae, mengatakan sejauh ini pihaknya masih menemukan penggalangan dana untuk aksi terorisme. Bahkan, penggalangan dilakukan secara terang-terangan melalui media sosial.
"Tindakan terorisme tak bisa dilepaskan dari aktivitas pendanaan yang dilakukan oleh para pelaku terorisme. Secara keseluruhan masih ditemukan transaksi penggalangan dana baik melalui media sosial yang dilakukan oleh individu maupun organisasi yamg mendukung aksi terorisme baik di dalam maupun luar negeri," ujar Ediana di acara "Koordinasi Tahunan dan Arahan Presiden Republik Indonesia Mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) Tahun 2021" secara virtual, Kamis (14/1).
PPATK: Penggalangan Dana Terorisme Marak di Medsos, Disalurkan ke Irak-Suriah (50197)
Kepala PPATK, Dian Ediana Rae Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Ediana pun mencatat jumlah donasi yang mengalir justru semakin signifikan. Mayoritas donasi, kata dia, diberikan untuk kegiatan terorisme di Irak dan Suriah.
ADVERTISEMENT
"PPATK mencatat jumlah donasi yang signifikan ke luar negeri terkait dengan kegiatan terorisme di Irak dan Suriah," ucapnya.
Demi memutus aliran dana tersebut, Ediana menyatakan PPATK tengah membentuk satgas bersama beberapa kementerian/lembaga yang terkait untuk mengidentifikasi daftar terduga teroris atau organisasinya.
PPATK: Penggalangan Dana Terorisme Marak di Medsos, Disalurkan ke Irak-Suriah (50198)
Ilustrasi Terorisme Foto: Shutter Stock
"Untuk meningkatkan kecepatan dan efektivitas penanganan tindak pidana pendanaan terorisme, PPATK bersama stakeholder terkait sudah membentuk satuan tugas daftar terduga teroris dan daftar organisasi teroris. Sedang tahap pembangunan platform sistem pertukaran informasi pendanaan terorisme," tutupnya.