kumparan
26 Maret 2020 17:04

PPP: Sudah Saatnya Pemerintah Lockdown Wilayah Seperti Jakarta

Ketua OC Pelaksanaan Mukernas PPP, Ahmad Baidowi
Ketua OC Pelaksanaan Mukernas PPP, Ahmad Baidowi, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
Hingga Kamis (26/3), sudah ada 893 kasus positif COVID-19 di Indonesia dengan angka kematian yang mencapai 78 jiwa. Karena angka kematian akibat virus corona di Indonesia cukup tinggi, Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek mendesak agar pemerintah segera melakukan lockdown wilayah.
ADVERTISEMENT
"Penerapan UU 6/2018 tentang Karantina Kesehatan sudah harus mulai diterapkan, mengingat kondisi saat ini sudah sangat memprihatinkan. Penyebaran virus sangat masif sementara interaksi sosial masih terjadi," kata Awiek kepada wartawan, Kamis (26/3)
"Maka pemerintah sudah bisa mempertimbangkan opsi karantina (lockdown) untuk kota-kota besar yang penyebaran COVID-19 sangat sporadis khususnya DKI Jakarta," sambungnya.
Awiek menilai, imbauan pemerintah untuk bekerja, belajar dan beribadah dari rumah tidak efektif. Sebab, karena bersifat imbauan, masih banyak masyarakat yang tetap beraktivitas di luar rumah.
"Tidak hanya pekerja dengan upah harian namun juga pekerja perkantoran dan pertokoan tetap masuk kerja sehingga himbauan WFH tidak berjalan maksimal," ujarnya.
Terlebih, kata dia, angkutan umum seperti KRL, bus umum, dan angkot masih penuh sesak penumpang. Menurut Awiek, kondisi tersebut merupakan tempat 'favorit' virus corona untuk mencari inang baru.
ADVERTISEMENT
"Termasuk surat edaran (SE) Kapolri yang melarang warga berkumpul hanya efektif di daerah-daerah tertentu, sementara di sejumlah daerah tetap menggelar kegiatan rutin seperti arisan, dan sebagainya," katanya.
Sekretaris Fraksi PPP DPR itu mengatakan, lockdown wilayah bisa dilakukan per wilayah secara bertahap, tak perlu semua wilayah Indonesia sekaligus. Jika opsi karantina wilayah diambil, Awiek meminta agar pemerintah pusat dan daerah bisa bersinergi.
"Tidak saling menyalahkan dan mempersiapkan langkah-langkah secara matang, seperti ketersediaan bahan pangan bagi warga yang tidak boleh beraktivitas d luar. Tentu akan efektif apabila dibarengi dengan penegakan hukum yang ketat. Keselamatan manusia harus diutamakan," kata Awiek.
Selain Awiek, ide lockdown wilayah juga didukung oleh anggota dewan lainnya. Mulai dari politikus Gerindra Fadli Zon, Putu Supadma Rudana dan Didik Mukrianto dari Demokrat, hingga politikus PKS Mardani Ali Sera.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan