kumparan
8 Oktober 2018 13:00

Presiden Interpol Meng Hongwei, Terpilih di Bali Hilang di China

Presiden Interpol, Meng Hongwei (tengah) hadiri Kongres Dunia Interpol di Singapura pada 4 Juli 2017. (Foto: AFP PHOTO / Roslan Rahman)
Presiden Interpol, Meng Hongwei, dilaporkan hilang ketika mengunjungi negara asalnya, China. Hongwei dilaporkan menghilang sejak September 2018.
ADVERTISEMENT
Hongwei menjabat terpilih sebagai Presiden Interpol dalam sidang ke 85 majelis umum Interpol di Bali pada 10 November 2016. Hongwei didapuk menjadi Presiden Interpol hingga 2020.
Dikutip dari lama resmi Interpol, Senin (8/10), Hongwei terpilih sebagai Presiden Interpol karena pengalamannya di bidang hukum. Hongwei diketahui telah menggeluti pekerjaannya tersebut lebih dari 40 tahun.
Sebelum menjabat sebagai Presiden Interpol, jebolan Jurusan Hukum di Universitas Peking itu pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keamanan Publik dan Direktur Penjaga Pantai pada periode 2013-2017. Pada 18 Maret 2013, Hongwei ditunjuk sebagai Wakil Direktur Administrasi Kelautan China.
Presiden Interpol, Meng Hongwei saat memberikan sambutan di Kongres Dunia Interpol di Singapura pada 4 Juli 2017. (Foto: AFP PHOTO / Roslan Rahman)
Selama menjabat di beberapa posisi penting di China, Hongwei dekat dengan beberapa tokoh politik termasuk mantan Menteri Keamanan Publik yang kini dihukum penjara seumur hidup karena kasus korupsi, Zhou Yongkang.
ADVERTISEMENT
Setelah 13 hari tak diketahui keberadaanya, Interpol menerima pengunduran diri Hongwei. Rencananya posisi Hongwie akan diganti oleh Kim Jong-yang dari Korea Selatan yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden senior.
Kabar hilangnya Hongwei mulai terdengar setelah istrinya melapor ke Kepolisian Lyon, Prancis, tempat markas Interpol berada. Keberadaan Hongwei tidak diketahui sejak September 2018. Belum jelas untuk urusan apa Hongwei ke China. Belum ada tanggapan dari pihak China mengenai kehilangan Hongwei.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan