kumparan
search-gray
News8 April 2020 18:44

Presiden Iran ke IMF: Jangan Diskriminasi, Pinjamkan Kami Rp 80 Triliun

Konten Redaksi kumparan
Presiden Iran, Hassan Rouhani
Presiden Iran, Hassan Rouhani. Foto: Reuters/Lucas Jackson
Presiden Iran Hassan Rouhani mendesak Dana Moneter Internasional (IMF) untuk segera memberikan pinjaman darurat ke negaranya sebesar USD 5 miliar atau setara Rp 80 triliun.
ADVERTISEMENT
Dana itu sangat dibutuhkan Iran guna memerangi pandemi virus corona yang telah merenggut 3.800 nyawa warganya dan menginfeksi lebih dari 62.500 orang.
Meski demikian, permintaan Iran itu tak serta-merta bisa dikabulkan. Amerika Serikat, yang memegang hak veto di IMF, dilaporkan akan memblokir pinjaman itu. Mereka berdalih dana tersebut akan dipakai Iran untuk kepentingan militer. Hingga saat ini, Iran masih menjalani sanksi dari AS.
Presiden Iran, Hassan Rouhani
Presiden Iran, Hassan Rouhani. Foto: Hossein Zohrevand/Kantor Berita Tasnim / melalui REUTERS
"Saya mendesak semua organisasi internasional untuk memenuhi tugas mereka," kata Rouhani dalam pertemuan kabinet.
"Kami adalah anggota IMF. Jika ada diskriminasi antara Iran dan negara lainnya dalam pinjaman, baik kami maupun dunia tidak akan menoleransi hal itu," lanjutnya.
Iran mengumumkan pada 12 Maret bahwa mereka telah meminta pinjaman kepada IMF. Mereka belum lagi menerima bantuan IMF sejak 1960 dan 1962 silam.
ADVERTISEMENT
"Jika mereka tidak bertindak atas tugas mereka dalam situasi yang sulit ini, dunia akan menghakimi mereka dengan cara yang berbeda," ucap Rouhani.
Mike Pompeo, Menlu AS (PTR)
Mike Pompeo, Menlu AS, dalam sebuah acara kenegaraan. Foto: Andrew Harnik/Pool via REUTERS
Di lain pihak, pemerintah AS meyakini pinjaman Iran ke IMF untuk memerangi virus corona hanyalah akal-akalan. Mereka menilai dana itu nantinya akan digunakan untuk pengadaan senjata nuklir.
“Anda bisa melihat bagaimana rezim ini (Iran) memperlakukan warganya dalam krisis ini. Anda bisa melihat bagaimana mereka terus menyimpan uang mereka,” kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white