Pria di Makassar Tewas Terkena Panah saat Tawuran 2 Kelompok Warga

30 Januari 2022 14:17
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pria di Makassar Tewas Terkena Panah saat Tawuran 2 Kelompok Warga (227117)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Seorang pria bernama Adi (38), tewas terkena busur panah. Kematian Adi, membuat tawuran dua kelompok warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali pecah. Keributan terjadi Minggu (30/1) dini hari tadi.
ADVERTISEMENT
Dua kelompok ini, merupakan warga Jalan Karuwisi dan Jalan Kemauan, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Aksi tawuran diwarnai saling lempar batu serta membawa senjata tajam.
Polisi yang mendapat laporan berusaha membubarkan aksi tawuran 2 kelompok warga ini.
Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Wahyu Basuki, mengatakan tawuran ini kembali pecah akibat ada korban tewas dari salah satu kelompok itu.
Pria di Makassar Tewas Terkena Panah saat Tawuran 2 Kelompok Warga (227118)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan
"Tawuran ini telah terjadi semalam, dua malam berturut-turut. Ini diduga serangan balasan. Karena sebelumnya itu, ada warga yang meninggal dunia," kata Wahyu, Minggu (30/1).
Korban diketahui warga Jalan Kemauan. Dia tewas terkena anak panah busur pada bagian perut saat tawuran berlangsung.
Pria berusia 38 tahun itu, sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tapi nyawanya tak tertolong. Adi dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (29/1) kemarin.
ADVERTISEMENT
Kematian Adi, membuat warga di bilangan Jalan Kemauan emosi. Tak terima dengan kematian korban, aksi balasan dilancarkan pada Minggu (30/1) dini hari.
"Tentunya kami akan selidiki kematian dari warga. Kami juga akan tingkatkan patroli dan mengumpulkan tokoh masyarakat, hingga tokoh agama untuk memberikan edukasi. Sehingga tawuran ini tidak terjadi lagi," jelasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020