News
·
14 Juni 2021 15:31
·
waktu baca 1 menit

Pria yang Bunuh Istri dan Anak di Kaltim Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pria yang Bunuh Istri dan Anak di Kaltim Jalani Pemeriksaan Kejiwaan (61288)
searchPerbesar
Pelaku pembunuhan di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur diamankan petugas. Foto: Dok. Istimewa
Pria berinisial AH (30) yang diduga membunuh anak dan istrinya di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kaltim, sudah diamankan polisi. Namun polisi masih kesulitan menggali informasi dari pelaku.
ADVERTISEMENT
"Pelaku masih susah dimintai keterangan," ujar Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko melalui Paur Subbag Humas Polres Kutim Ipda Danang, Senin (14/6).
Pihak kepolisian kemudian merujuk pelaku ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
Karena kondisi tesebut, pelaku kemudian dirujuk untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSUD Kudungga.
Polisi juga belum mengetahui motif di balik aksi pembunuhan yang dilakukan pelaku.
"Saat ini masih dirujuk ke RSUD Kudungga, terkait dengan kejiwaan pelaku," imbuhnya.
Aksi AH menghebohkan warga setempat karena pelaku sempat mengamuk di masjid usai membunuh anak dan istrinya.
"Pelaku mendatangi masjid yang berada di dekat rumah pelaku, kemudian menyerang jemaah," ujar Welly.
Ia menambahkan, sebagian warga ada yang melaporkan kelakuan pelaku ke pihak keluarga. Akan tetapi, saat mendatangi rumah pelaku, warga melihat istri dan anak pelaku telah meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
"Para saksi menemukan istri dan anak pelaku dalam keadaan tengkurap dan berlumuran darah," imbuhnya.
Setelah itu, pihak kepolisian langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Polsek Bengalon untuk proses lebih lanjut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020